Reskrim Polres Tulangbawang Tangkap Tersangka Pemerkosaan Guru Honorer

#portalberitapendidikan #beritaolahragalampung #beritaolahraganasional #lampungproberitalampung #lampungprodotcom #beritapolitiklampung #webberitadaerah #webberitanasional #portalberitalampung #webberitalampung #portalberitanasional #beritalampungterkini #beritakulinerlampung #beritawisatalampung #portalberitawisata #portalberitawisatanasional #portalberitaasiangames

TULANGBAWANG (Lampungpro.com): Satuan Reskrim Polres Tulangbawang menangkap WD (47), tersangka pemerkosaan di Kampung Penawarjaya, Kecamatan Banjarmargo, Jumat (9/3/2018). “Penangkapan dipimpin Kasat Reskrim AKP Donny Kristian Bara'langi, Jumat (9/3/2018) pukul 10.00 WIB,” kata Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo kepada Lampungpro.com.

Dia juga menjelaskan penangkapan dilakukan di Jalan Raya Ethanol, Kampung Tunggalwarga, Kecamatan Banjaragung. Pelaku berinisial WD alias MN, warga Kampung Kahuripandalam, Kecamatan Menggala. Raswanto juga menjelaskan, penangkapan berdasarkan Surat Keterangan Orang Hilang Nomor: SKOH/01/III/2018/Polda Sumut/Res Nias Selatan/Sek Telukdalam, tanggal 8 Maret 2018.

Korban NK alias IS (36), seorang guru honor, warga Desa Pekan Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Menurut dia, peristiwa itu berawal perkenalan pelaku dengan korban melalui media sosial (medsos), pada Rabu (22/11/2017).

Komunikasi yang intens, keduanya pun menjalin hubungan khusus (berpacaran) dan tersangka menjanjikan korban akan dinikahi. Kemudian, pada Selasa (30/1/2018), sekira pukul 04.30 B, korban yang termakan janji manis tersangka berangkat dari Kabupaten Nias Selatan menuju Tulangbawang dan tiba di Tulangbawang Rabu (31/1/2018), sekira pukul 20.30 WIB.

Korban NK dijemput tersangka di Simpangpenawar dan dibawa ke kontrakan tersangka. Di bawah ancaman, saat di kontrakan, tersangka mengajak korban untuk melakukan hubungan suami-istri. “Dan, selama korban tinggal di kontrakan bersama tersangka, sudah lima kali terjadi hubungan terlarang,” kata dia.

Polisi yang mendapat laporan, berhasil mengetahui keberadaan tersangka dan korban. Polisi menyita barang bukti HP Samsung warna putih dan warna silver. Kemudian, HP ASS warna hitam, HP Nokia Tipe 300 warna merah, dan HP Coolpad warrna hitam. Tersangka akan dijerat Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan. “Terancam pidana penjara paling lama 12 tahun. Saat ini, tersangka di Polres Tulangbawang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata dia. (ROSARIO/PRO2)



#pemerkosaan # peniipuuan # polres # tulangbawang # korrban # tersangka # media sosial
Berita Terkait
Ulasan