Menteri PAN RB dan DPD RI Sepakat Cari Solusi Tenaga Honorer K2

JAKARTA (Lampungpro.com): Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), sepakat mencari solusi bagi 439.956 tenaga honorer K2 yang nasibnya masih terkatung-katung. Menurut Menteri PAN RB, Asman Abnur, pihaknya segera mencari solusi berkeadilan dan sesuai peraturan untuk honorer K2 yang tidak lulus seleksi 2013.

"Karena ini menyangkut anggaran, kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan. Kami juga alan melakukan validasi atas data-data honorer K2 ini agar tidak terjadi tumpang tindih dan benar-benar mendapat data faktual untuk penyelesaian persoalan honorer K2," kata Asman Abnur pada rapat dengar pendapa gabungan Komite 1, Komite 3, dan Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI, di Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Rapat digelar terkait program kerja dan rencana perubahan UU ASN Nomor 5/2014 dihadiri 25 anggota komite dan BAP dipimpin Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis serta dipandu Ketua Komite 1 Ahmad Muqqowam. Menurut Andi Surya, Anggota DPD RI Wakil Lampung nasib 439-ribuan honorer K2 menjadi tidak jelas ketika Kemen PAN RB harus menunggu perubahan UU ASN no. 5/2014.

"Mereka tidak bisa menunggu karena faktor usia yang mendekati pensiun. Sementara di sisi lain Kemenp PAN RB dapat menerima 6.296 CPNS Guru Garis Depan dari jalur umum pada 2017 yang lalu. Tentu ini menjadi tidak adil dirasakan honorer K2," kata Andi Surya.

Oleh karena itu, dia meminta kepada Menteri agar menggunakan kebijakan diskresi. Pasalnya, persoalan ini melibatkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Keuangan untuk menghitung kebutuhan Honorer K2 jika diangkat sebagai PNS.

Di sisi lain, Ahmad Muqowam menegaskan DPD RI akan mengawal pemerintah untuk mengambil langkah solusi terhadap honorer K2. "Kami juga siap mengawal upaya koordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Lalu, meminta Presiden Joko Widodo dapat menegaskan instruksi penyelesaian honorer K2 yang berlarut-larut ini," kata Ahmad Muqowam. (PRO1)



#kementerian pan rb # dpd ri # andi surya # dpd wakil lampung # honorer k2 # aparatur sipil negara # asman abnur
Berita Terkait
Ulasan