Sita 6 Kg Sabu, BNNP Lampung Tembak Mati Dua Kurir di Natar

NATAR (Lampungpro.com): Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Lampung menembak mati dua kurir sabu, Rabu (11/4/2018) sekitar pukul 22.00 WIB karena berusaha melawan. Satu ditembak di Jalan Raden Gunawan Hajimena, Natar, Lampung Selatan. Pelaku merupakan jaringan pengedar Lampung-Palembang yang lama diincar BNNP Lampung.

Dari para tersangka, Tim Pemberantasan BNNP Lampung menyita 6 kilogram sabu kristal putih. "Tim menangkap para kurir pembawa sabu yang menunggu kedatangan penerima barang haram tersebut di sebelah swalayan Indomaret," kata Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol. Tagam Sinaga, di Bandar Lampung, Jumat (13/4/2018).

Satu kurir yakni Wiko ditembak karena melawan dan meninggal saat menuju Rumah Sakit Bhayangkara, Rajabasa. Pertugas BNNP juga menciduk Rafi dan Hendrik sebagai kurir dan penerima barang. "Pada saat penangkapan keduanya melawan petugas sehingga diberikan tindakan tegas. Kemudian satu meninggal dunia karena kehabisan darah dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Tagam Sinaga.

Tagam melanjutkan, Rafi dan Wiko dikendalikan seorang bandar berstatus dalam pencarian orang (DPO) yakni Alam yang lama jadi target tim BNNP Lampung. Alam berhasil ditangkap dipersembunyiannya. Dalam penangkapan Alam sempat melawan sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur.

Setelah itu petugas langsung membawa Alam ke Rumah Sakit. Tetapi di perjalanan dia kehabisan darah dan nyawanya tidak bisa diselamatkan. Salah satu tersangka kurir mengaku dijanjikan upah mengantar narkotika tersebut ke Lampung dengan upah Rp60 juta. Barang tersebut akan dibawa dan diedarkan di wilayah Lampung. (PRO1)

 



#narkotika # sabu # bnnp lampung # pengedar narkoba # tagam sinaga # tembak mati # darurat narkoba # lampung darurat narkoba
Berita Terkait
Ulasan