Pemprov Lampung Minta KONI Raih Banyak Medali di PON 2020 Papua

#beritapolitiklampung #webberitadaerah #webberitanasional #portalberitalampung #portalberitawisatanasional #portalberitaasiangames #portalberitapendidikan #beritaolahragalampung #beritaolahraganasional #lampungproberitalampung #lampungprodotcom #webberitalampung #portalberitanasional #beritalampungterkini #beritakulinerlampung #beritawisatalampung #portalberitawisata Lampung, Indonesia

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Pemerintah Provinsi Lampung meminta olahraga di daerah bisa bangkit dan meraih banyak medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua. Harapan ini melihat sejarah Lampung yang luar biasa selalu menembus posisi lima besar PON. Hal ini disampaikan Pjs Gubernur Lampung Didik Suprayitno, diwakili oleh Kadispora Lampung Hannibal.

"Kita harus optimis Lampung bisa meraih banyak medali pada ajang PON 2020 Papua. Namun, keyakinan ini harus juga dibarengi dengan usaha dan kerja keras dari semua pihak. Baik dari KONI Provinsi Lampung, maupun dari Pengprov cabor tempat atlet bernaung," ujar Hannibal, dalam RAT KONI Lampung di G Hotel Syariah, Kamis (19/4/2018).

Hannibal mengungkapkan, target ini harus lah serius diwujudkan dengan melakukan pembinaan yang baik bagi seluruh cabor. Pembinaan ini memang tidaklah mudah dan membutuhkan waktu, namun jika para pemangku olahraga serius.

Maka pembinaan ini akan berjalan dengan sebaik mungkin dan prestasi bisa diraih. "Jadi, pengprov cabor ini memiliki tanggung jawab besar untuk membina atletnya. Saya yakin jika semua sudah dijalankan dengan baik pasti prestasi juga akan baik," ungkap dia.

Menurut pria yang juga menjabat Wakil Ketua Umum I KONI Lampung ini, ketua-ketua cabor harus aktif berperan memperhatikan atletnya. Menjadi ketua cabor artinya memiliki tanggung jawab penuh baik secara waktu maupun materi. Kewajiban ketua juga adalah memberikan prestasi.

"Kalau tidak sanggup jadi ketua cabor saya minta mundur dan diganti. Saya ingin ketua cabor serius membina atlet, di olahraga ini kalau tidak bisa memberikan waktu, bisa materi. Tapi, kalau keduanya tidak bisa, ganti saja," ujar dia. (REKANZA/PRO2)

 



#Indonesia # Nasional # Internasional # Sosial # Budaya # Politik # KPU # PON # Papua # Lampung # KONI # Olahraga
Berita Terkait
Ulasan
X