MUI Lampung Lawan Radikalisme dengan Dakwah Wasathiyah di Rakerda Pringsewu

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung meneguhkan semangat melawan paham radikalisme lewat dakwah wasathiyah pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II di Hotel Urban, Pringsewu, 29-30 Juni 2018 . Rakerda bertema 'Meneguhkan peran MUI dalam dakwah Islam wasathiyah, arus ekonomi baru, anti narkoba, hoax, dan radikalisme'

Menurut Ketua MUI Lampung KH Khairuddin Tahmid, tema itu merupakan refleksi atas kondisi masyarakat yang membutuhkan solusi. Menurut mantan Ketua Tanfidziah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung itu, MUI akan merekomendasikan sejumlah agenda dalam menangkal radikalisme pada rakerda tersebut seperti Madrasah Dai Wasatiyyah yang menghasilkan para dai ini penyampai Islam moderat.

SIMAK JUGA: Tangka Paham Radikalisme, MUI Lampung Siapkan Dai Wasatiyyah

"Melalui madrasah ini MUI akan memiliki banyak dai wasathiyah, silakan minta ke MUI untuk mengisi ceramah di masjid-masjid, majelis taklim atau kampus-kampus," kata Khairuddin Tahmid, di Bandar Lampung, Jumat (22/6/2016).

Pada bagian lain, Sekretaris Pelaksana Rakerda II, Muhammad Faizin, mengatakan melalui tema itu, MUI ingin memberi sumbangan pemikiran kepada umat Muslim tentang pentingnya Islam wasathiyah. Kemudian, pemberdayaan ekonomi, dan pemanfaatakn teknologi informasi seperti media sosial dengan baik dan benar.

BACA JUGA: ICMI Ajak PW Nahdlatul Ulama Lampung Tangkal Paham Radikalisme

Rakerda dijadwalkan mengundang narasumber seperti Kapolda Lampung, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung, dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan. Selain itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama, dan Ketua Kadin Provinsi Lampung. (PRO1)



#majelis ulama indonesia # mui lampung # islam wasathiyah # islam moderat # rapat kerja # ekonomi syariah # radikalisme # terorisme
Berita Terkait
Ulasan