Berikan Jaminan, Dinas TPH Dorong Petani Lampung Asuransi Tanaman

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menargetkan 20 ribu hektare sawah di Lampung, akan menggunakan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) pada 2018. Hal in diungkapkan Kepala  Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Lampung, Edi Yanto melalui Kabid Sarana dan Prasarana, Indriatmoko, Selasa (24/9/2018).

"AUTP akan diprioritaskan untuk wilayah yang mengalami kerawanan puso akibat banjir, kekeringan, maupun serangan hama/penyakit. Hanya dengan membayar premi Rp36 ribu per hektare, petani akan dijamin tanamannya hingga masa panen," ujar Indriatmoko.

Ia menjelaskan,  upaya tersebut dilakukan Dinas TPH untuk memberikan jaminan kepada para petani di Lampung, sehingga tidak mengalami kerugian yang parah akibat berbagai faktor yang terjadi selama masa tanam. "Saat ini kami dijajaran tim penyuluh, bersama Jasindo terus melakukan sosialisasi agar petani mengikuti AUTP," jelasnya.

Ia mengungkapkan, bagi petani yang sudah mengikuti AUTP, dan 75 persen sawahper hektare-nya mengalami puso. Maka pemerintah melalui Jasindo akan mengganti sebesar Rp6 juta per hektare. Tapi dengan catatan kalau masih masuk masa tanam muda, dan akan diganti bibit dari cadangan bibit nasional maupun daerah.

"Untuk bisa mengikuti AUTP, petani melalui kelompok tani bisa mendaftar ke penyuluh yang ada di masing-masing desa.  Pembayaran premi hanya sekali, yaitu sebesar Rp36 ribu per hektare dan berlaku hingga masa panen. Pada prinsipnya AUTP bisa diikuti per orang, tapi agar lebih mudah maka bisa melalui kelompok," ungkap dia.(**/PRO4)



#DINAS TPH # PETANI LAMPUNG # LAHAN PERTANIAN LAMPUNG # TANAMAN LAMPUNG # PERKEBUNAN LAMPUNG # LAMPUNG
Berita Terkait
Ulasan