Lion Air Jakarta-Bangka Belitung Jatuh di Dekat Pengeboran Laut Pertamina

JAKARTA (Lampungpro.com): Pesawat Lion Air JT-610 rute Soekarno-Hatta-Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Bangka Belitung, yang hilang kontak, Senin (29/10/2018) pukul 06.33 WIB, ditemukan jatuh di laut.

Informasi yang dihimpun Lampungpro.com menyebutkan Kantor SAR Jakarta menerima informasi dari Vessel Trafic Services (VTS) Tanjungpriok, Jakarta Utara, pada pukul 07.05 WIB kapal tunda (tugboat) AS Jaya 11 melihat Lion Air 610 jatuh. Saat melaporkan, posisi tugboat berada pada koordinat 05º 49.727 S–107º 07.460 E (heading 40º timur laut).

Lion Air jatuh di area perminyakan lepas pantai Pertamina ONWJ. Pesawat jatuh di perkirakan jam 06.30. "Pada waktu kami sedang safety meeting, lalu ada berita dari kapal yang sedang melintas dengan mengatakan, may day...may day..may day, air plane crashed..crashed...may day..may day...," kata seorang kru pengeboran lepas pantai tersebut.

Dia mengatakan speedboat sedang menuju area pesawar jatuh. "Menurut kapal yang ada di sana sudah ketemu beberapa puing puing pesawat," kata dia.

Hingga berita ini diturunkan belum ada informasi terkini nasib penumpang dan awak pesawat. Info hilang kontaknya pesawat Lion Air tersebut sudah tersebar di media sosial. Termasuk kemungkinan titik koordinat lokasi hilang kontaknya pesawat tersebut.

Kronologi hilangnya pesawat Lion yakni pada pukul 06.50 ada informasi dari petugas Jakarta Aviation Training Centre (JATC) Hairul yang menyebutkan Lion Air C/S PK-LQP Flight JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang take off (terbang) pukul 06.20 WIB. Kemudian, mengalami hilang kontak pada pukul 06.33 WIB. Kontak terakhir dengan menara pengawas pada pukul 06.51 WIB. (PRO1)



#lion air # hilang kontak # basarnas # menara pengawas # bandara soekarno-hatta # bandara depati amir # bangka belitung # pangkalpinang
Berita Terkait
Ulasan