Dugaan Pelecehan di UIN Lampung, Korban EP Siap Hadapi, Andi Surya Kawal

Pelecehan Seksual di UIN Lampung, Andi Surya

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Kasus dugaan pelecehan seksual di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung hingga kini belum menemui titik temu. Kasusnya ialah seorang mahasiswi, EP (21) yang diduga mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari oknum dosen inisial SH.

Informasi yang dihimpun Lampungpro.com, EP telah berada di Bandar Lampung untuk melanjutkan studi. Lampungpro.com juga berhasil menghubungi EP. "Alhamdulillah baik," ujar EP kepada Lampungpro.com, Senin (4/2/2019) siang.

Ia mengaku telah di Bandar Lampung bersama orangtua. EP juga siap menghadapi proses hukum yang ada. "Psikis sudah baik, musibah ya harus dihadapi," ujar dia.

Sementara, anggota DPD RI Andi Surya siap mengawal kasus dugaan pelecehan seksual ini. Sebagai senator, ia berhak mengkritisi kasus dan proses penegakan hukum. "Hingga saat ini belum dapat info lidik atau sidik kasus," ujar dia.

Ia juga menyayangkan adanya utusan UIN Raden Intan Lampung yang mendatangi pihak terduga korban. Mengutip dari Lampungpro.com, Andi Surya menyayangkan adanya ucapan "menang jadi arang, kalah jadi abu". "Aparat harus selidiki masalah ini dengan asas praduga tak bersalah, utusannya siapa dan yang memerintahnya," ujar Andi Surya.

Menurut dia, ada dua hal dalam kasus dugaan pelecehan seksual. Pertama, soal dugaan pelecehan seksual itu sendiri. Kedua, soal upaya pelemahan penegakan hukum sekaligus indikasi melecehkan institusi penegak hukum," ujar pria yang mencalonkan kembali menjadi senator asal Lampung ini.

Menurut dia, kalimat 'menang jadi arang, kalah jadi abu' mengandung makna ketidakpercayaan kepada polisi dan hakim pengadilan. Kalimat tersebut, menurut Andi bermakna seolah olah kepolisian dan kehakiman tidak profesional dalam menciptakan keadilan di tengah masyarakat. "Ini seperti pelecehan institusional dan profesi," kata dia.

Senator asal Lampung ini mengatakan, kasus menyangkut hak dan keadilan perempuan serta proses penegakan hukum. Semua proses harus dilakukan dengan terbuka dan diketahui publik. "Jangan sampai kasus ini berhenti," ujar dia. (***/PRO3)



#Pelecehan Seksual di UIN Lampung # Andi Surya
Related Post
COMMENTS