Presiden Jokowi Minta Ekonomi Lampung Harus Dirasakan 13,8 Persen Penduduk Miskin

JAKARTA (Lampungpro.com): Presiden Joko Widodo meminta kepada Gubernur Lampung M Ridho Ficardo agar meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Lampung berimbas pada kesejahteraan 13,8 persen penduduk miskin di provinsi itu. Hal itu dikatakan Jokowi, saat menggelar rapat terbatas dengan gubernur di istana Jakarta, Senin (6/3/2017).

Menurut Jokowi, perekonomian di Lampung tengah menggeliat. Pertumbuhan ekonominya tercatat sebesar 5,15 persen di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5,02 persen. “Pertumbuhan ini sangat penting. Apalagi, pemerintah pusat sudah mengambil kebijakan beberapa proyek nasional untuk Lampung. Pertumbuhan ekonomi juga harus bisa berdampak langsung terhadap 13,8 persen penduduk miskin di Provinsi Lampung. Pemerintah Provinsi Lampung juga diminta fokus bekerja menggarap sektor unggulan di wilayahnya.”

Provinsi Lampung dinilai Presiden memiliki potensi besar di bidang pertanian, perikanan, dan perkebunan. Sektor ini menyumbang 31,4 persen produk domestik regional bruto (PDRB) Lampung. “Jangan sampai, pembangunan yang begitu pesat tidak dirasakan masyarakat,” kata dia.

Rapat terbatas dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Perhubungan Budi K Sumadi, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno. (*/PRO2)




#Ratas # PDRB # Lampung # Miskin # Proyek # Ekonomi
Berita Terkait
Ulasan