Lacak dan Negosiasi Aset Alay Tripanca, Kejati Lampung: Dia Kooperatif

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung saat ini tengah melakukan negosiasi terhadap Sugiarto Wiharjo alias Alay, agar kooperatif mengembalikan aset yang dibeli menggunakan uang negara. "Kami sedang melakukan pelacakan sumber aset Alay dan juga melakukan proses negosiasi dengannya," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Lampung, Andi Suharlis.

Menurut Andi, sejauh ini poses negosiasi yang Kejati lakukan dengan tujuan agar memudahkan tim seperti Kejari Bandar Lampung, Pusat Pemulihan Aset (PPA), dan KPK secepatnya mengembalikan kerugian negara, pihak terkait telah mendapatkan beberapa informasi yang diperoleh dan beberapa aset yang diperoleh dari putusan perkara Alay sendiri.

"Kita juga mendapatkan informasi dari masyarakat yang kita kumpulkan dan itu sudah kita petakan semua. Sementara untuk jenis dan lokasi nanti kita publis dalam situasi yang sudah tidak sengketa ataupun dikuasai orang lain," ujar Andi.

Salah satu aset Alay yang telah ditemukan di antaranya tanah di Lampung Timur dengan luas 40 hektare dengan nama Sugiarto Wiharjo. Aset tersebut kini telah ditangani oleh Kejari Lampung Timur. "Aset tanah seluas 40 hektare itu sudah dihitung dan nilainya cuma Rp2,5 miliar," terangnya.

Andi menjelaskan, selama proses negosiasi pihaknya telah mendatangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Rajabasa sebanyak tiga kali. Dari negosiasi itu, Alay bersedia mengembalikan asetnya tersebut. "Alay mau kooperatif, tinggal masalahnya bagaimana asetnya itu diserahkannya atau kita yang mencari. Tinggal teknis saja, yang jelas Alay mau kooperatif," jelas dia.(**/PRO2)



#ASET ALAY # ASET KORUPSI # KORUPSI ALAY # ALAY TRIPANCA # SUGIARTO WIHARJO # KEJATI LAMPUNG # BURONAN LAMPUNG # LAMPUNG
Related Post
COMMENTS