Sempat Mimpi Cium Kaki Ibu, Terduga Teroris Lampung Tidak Keluar Rumah

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Terduga teroris RS berhasil diamankan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88, di kediaman pribadinya di Gang Suhada, Kelurahan Penengahan Raya. Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung pada Sabtu (9/3/2019) sore pukul 17.00 WIB. Sebelum ditangkap oleh Densus 88, terduga teroris tersebut diketahui sempat merantau ke Kota Palu, Sulawesi Tengah.

"Kata orang tuanya, RS ini pergi ke Palu sebelum pulang dan ditangkap ini. Dia ini baru pulang sekitar 20 hari. Selama pulang dari Palu juga belum kemana-mana atau keluar, dulu sih sering keluar ke Masjid," kata ketua RT 3 Penengahan Raya, Saiung Siswomulyono, Minggu (10/3/2019).

Ia menjelaskan, sebelumnya RS juga pernah satu bulan tinggal di Serang Bantem sebelum merantau ke Palu. Adiknya yang masih sekolah SD juga sering diajak pergi kemana-mana seperti ke Serang Banten. Menurut cerita keluarganya, RS itu pulang setelah mimpi sujud atau mencium kaki sang ibu.

"Katanya Alasan pulang karena impi nyium kaki maknya. Pas pulang juga kata keluarganya nggak ada ongkos jadi jual hape. Kalau ke Palu saya nggak tahu ngapain karena keluarga juga ga cerita. Mungkin ada link kawan disana," jelas dia.

Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror dikabarkan menangkap salah satu terduga teroris, di kediamannya di jalan Sam Ratulangi, Gang Suhada, Penengahan Raya, Kedaton, Sabtu (9/3/2019) sore. Informasi yang dihimpun, penangkapan ini bermula dari pengaduan orang tua RS ke pihak kepolisian. Orang tua RS berharap supaya anaknya diamankan sebelum melakukan tindakan ke arah teror yang dapat menyebabkan dirinya meninggal dunia.

Dari hasil laporan tersebut, Tim pun bergerak dan mengamankan RS. Dari hasil pengamanan, ditemukan barang yang diduga Bom dengan campuran Potasium Klorat, Switching On Off. Barang diduga Bom tersebut disimpan di atas loteng rumah tetangga dengan inisial L. Diduga bom tersebut rencanaya digunakan untuk Amaliyah Bom di markas kepolisian Lampung dan Jakarta oleh kelompok Medsos Abu Hamzah.(**/PRO2)



#TERDUGA TERORIS # TERORIS LAMPUNG # DENSUS 88 # LAMPUNG
Berita Terkait
Ulasan