Serapan Gabah Petani Baru 35 Persen, Bulog Lampung Optimis Meningkat

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Lampung hingga Mei 2019 baru menyerap gabah atau beras hasil produksi petani Lampung sebesar 35.158 ton dari target 102.079 ton tahun ini. "Ya baru sekitar 35 persen penyerapan beras petani oleh Bulog. Namun demikian kami yakin target tersebut bisa tercapai," kata Kepala Bulog Divre Lampung, Faisal, Rabu (22/5/2019)

Menurut Kepala Bulog Lampung yang baru ini, bahwa hasil serapan gabah/beras petani Lampung tidak terbatas hanya kepada penugasan sesuai Inpres No. 5 Tahun 2015 tentang Kualitas Beras Medium. Akan tetapi juga melakukan penyerapan beras premium untuk memenuhi kebutuhan pasaran komersial Perum Bulog Divre Lampung.

Ia menjelaskan, saat ini gabah di Lampung di tingkat petani maupun penggilingan juga cukup banyak mengingat telah memasuki masa panen. Panen padi petani di Lampung juga diperkirakan berlangsung pada Oktober mendatang. Sehingga, penyerapan beras petani akan terus berlangsung baik langsung ke petani maupun mitra yang telah ditunjuk.

Di sisi lain, bahwa stok beras di Lampung cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tahun depan. Untuk menjaga stabilisasi harga pada tingkat konsumen, pihaknya terus melakukan kegiatan penyaluran bansos Rastra (Beras Keluarga Sejahtera) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Terkait harga beras, saat ini harganya di bawah harga eceran tertinggi. Saat ini di pasaran harga beras berkisar antara Rp8.500 hingga Rp8.700 per kilogram.(**/PRO2)



#BULOG LAMPUNG # BERAS # GABAH # PETANI LAMPUNG # SERAPAN BERAS # STOK BERAS # LAMPUNG
Berita Terkait
Ulasan