Pemprov Gorontalo Bakal Sambut Wisatawan Dengan Wisata Baharinya

Selasa, 21 Maret 2017       2723 Views           Travel

GORONTALO (Lampungpro.com)-Festival Kirab Laut Nusantara 2017 tak ingin dilewatkan begitu saja oleh Pemprov Gorontalo. Di sela event yang akan digelar 1-10 Mei 2017 itu, sejumlah destinasi kelas dunia pun itu disiapkan untuk menyambut kedatangan para traveller ke Bumi Maleo tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Gorontalo, Resma Kabokara, setidaknya ada 90 obyek wisata di Provinsi Gorontalo yang memiliki potensi untuk dikembangkan. “Kalau masih bingung, silakan datangi empat obyek wisata baru. Silakan ke Pulo Cinta, Hiu Paus, Oile Resort dan Pantai Biluhu. Destinasi-destinasi tadi banyak  dikunjungi wisatawan dalam negeri dan manca negara,” ujar Resma, Senin (20/3/2017).

Resma menjelaskan, dari empat yang dikembangkan tersebut Pulau Cinta, di Tilamuta, Boalemo menjadi destinasi paling hits di kalangan traveller. Namanya makin nge-hits selepas Menteri Koodinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani meresmikan destinasi wisata tersebut.

Pulau unik berbentuk hati ini dilengkapi dengan beberapa resort terapung di atas laut  yang sangat eksklusif. Ada juga jembatan yang memanjang terbuat dari kayu. Konsep arsitekturnya didesain romantis tanpa meninggalkan  nilai natural rumah adat setempat.

Amenitasnya, sudah sangat mumpuni, di sini wisatawan bisa memilih 15 cottage yang mengelilingi Pulo Cinta sesuai budget yang dimiliki. Dengan harga ekslusif dari Rp 3-5 juta per malamnya, wisatawan sudah bisa menikmati pesona alam dengan lanskap lautan lepas dan sunset.

“Panorama sunsetnya  tak kalah dengan Conrad Maldives Rangali Island, Maladewa, King Pacific Lodge, Kanada, Punta Caracol, Panama atau Four Seasons Bora-bora, Polynesia,” katanya.

Dengan tambahan biaya Rp 100 ribu, kata Resma, wisatawan bisa berkelilng mengunjungi pulau-pulau kecil di Teluk Tomini dengan waktu tempuh tak kurang dari satu jam.

Panoramanya juga tak kalah wow-nya. Dari mulai Gulf of Tomini, Pulau Bajo dan Pulau Lito Mohupombo Kiki, semua punya kualitas kelas dunia. Underwaternya pun sangat oke. Beragam ikan hias dan terumbu karang bisa dinikmati saat beraktivitas snorkeling dan diving.

“Teluk Tomini juga memiliki tingkat kejernihan yang tinggi. Cukup menyelam 2-3 meter, sudah bisa melihat keindahan berbagai macam terumbu dan biota laut. Kami punya Salvador Dali yang sering disebut spot selam yang tak kalah dengan Raja Ampat,” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan kemunculan belasan hiu paus (whale shark) di perairan Desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo juga menyedot wisatawan. Kebetulan, Hiu Paus ini sudah terpantau sejak Maret 2016.

Pesona wisata bahari Gorontalo itu ikut dipuji Menpar Arief Yahya. Apalagi, Gorontalo terus berusaha mengembangkan tiga komponen, aksesibilitas, atraksi dan amenitas yang membentuk produk pariwisata semakin berkualitas dan memiliki daya saing tinggi. “Atraksi bahari Gorotalo sudah world class. Banyak yang bagus. Silakan ke Gorontalo, 1-10 Mei 2017,” ujarnya.



#Festival Kirab Laut Nusantara # Pemprov Gorontalo # Bumi Maleo # Pulo Cinta # Puan Maharani # Menpar Arief Yahya
Related Post
COMMENTS