Ngaku Sering tak Dapat Jatah dari Istri, Polres Tanggamus Ciduk Pencabul Anak Tiri ini

Tersangka PA saat dijebloskan ke ruang tahanan Polres Tanggamus, Kamis (14/11/2019). LAMPUNGPRO.CO

TANGGAMUS (Lampungpro.co): Polsek Pematang Sawa Polres Tanggamus menangkap PA (47) atas kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur terhadap korban VA (10) warga Kecamatan Pematang Sawa, Tanggamus. Pelaku merupakan warga Kedaton, Bandar Lampung, ditangkap bersama tim gabungan Polsek Pematang Sawa dan Resmob Polres Blora pimpinan Aipda Iwan Nugroho, di tempat persembunyian di Blora, Jawa Tengah. 

Kapolsek Pematang Sawa Polres Tanggamus Ipda Ridwansyah, mengungkapkan, pelaku ditangkap berdasarkan laporan ayah dan ibu kandung korban pada 1 November 2019. "Ternyata pelaku melarikan diri. Beberapa hari lalu, kami bergerak dan didukung Polres Blora Jawa Tengah, pelaku berhasil ditangkap saat berada di rumah kerabatnya di Blora, pada Selasa (13/11/19) pukul 01.00," kata Ipda Ridwansyah mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Kamis (14/11/2019).

Modusnya, pada Jumat (18/10/2019) pukul 15.00 WIB, pelaku mengajak korban untuk mandi ke Pantai Guring. Di sana pelaku melakukan kejahatan tersebut. Korban tidak berani melawan, karena takut. "Atas kejadian tersebut korban mengalami trauma dan memberitahukan kepada ibunnya," kata Ipda Ridwansyah.

Terhadap tersangka dipersangkakan Pasal 81 juncto pasal 76 D dan pasal 82 juncto 76 E nomor 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak dan kekerasan serta persetubuhan terhadap anak di bawah umur. "Karena tersangkanya terkait keluarga dengan korban,  ancaman hukumannya ditambah 1/3 yang membuat tersangka diancam dengan kurungan penjara maksimal 20 tahun," kata dia.

Sementara PA, dalam keterangannya mengakui semua perbuatannya, selama dua kali yakni pada Jumat (18/11/2019) di Pantai Guring dan Sabtu (19/11/2019) di dalam mobil di Jalan Pekon Betung. "Dua kali di Pematang Sawa, pertama di pantai dan kedua di mobil. Saat itu ibu kandungnya di rumah neneknya," kata pria berbadan besar itu kepada penyidik.

Disinggung, kenapa tega mencabuli putri tirinya itu, PA mengatakan dia merasa kesal terhadap istrinya yang merupakan ibu kandung korban, karena sering menolak berhubungan suami istri. "Sering tidak dikasih sama istri saya, jadi saya merasa kesal," ucapnya. (PRO1)



#kekerasan dalam rumah tangga # pelaku pencabulan # polres tanggamus # anak di bawah umur # korban kekerasan # polda lampung
Berita Terkait
Ulasan