Jelang Nataru, Harga Daging di Bandar Lampung Masih Normal

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Jelang Natal dan Tahun Baru 2020 mendatang, harga daging sapi di Kota Bandar Lampung masih datar dengan harga di kisaran Rp100.000-Rp120.000 perkilogram. Sementara stok daging banyak dan pasokannya pun lancar. "Sesuai pengalaman tahun lalu jelang Natal dan Tahun Baru permintaan daging tak meningkat dan harga stabil," ujar Miftah, salah salah satu pedang daging di Bandar Lampung, Senin (16/12/2019).

Menurutnya, dalam sehari para pedagang hanya mampu menjual daging sapi satu ekor yang didapatkan dari perusahaan penggemukan sapi di Lampung. Selain itu, penjualan daging beku impor yang harganya lebih murah dibandingkan dengan daging segar, turut berperan mengerem kenaikan harga daging sapi segar

"Karena perkiraan tak ada lonjakan permintaan, saya tak menambah stok daging. Saya memesan daging sapi dari perusahaan penggemukan (feedloter) juga tak sulit, karena stok sapi masih banyak. Harga daging sapi tertinggi Rp120.000/kg, dan harganya sulit naik menjelang Natal dan Tahun Baru 2020," ucapndia.

Di Lampung terdapat 11 feedloter dengan kapasitas kandang 117.700 ekor. Sapi impor yang digemukkan di Lampung didatangkan dari Australia melalui Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung. Lampung adalah salah satu penghasil daging utama di Indonesia, terutama daging sapi impor hasil penggemukan.

Sapi impor didatangkan ke Lampung untuk digemukan di usaha penggemukan sapi. Setelah digemukkan, sapi-sapi itu kemudian dikirimkan ke sejumlah wilayah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan sejumlah daerah lain di Jawa Barat. Provinsi Lampung bertekad menjadi lumbung ternak nasional. Lampung bersama Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat saat ini tercatat sebagai lumbung ternak.(**/PRO2)



#Harga Daging # Daging Sapi # Stok # Daging Bandar Lampung # Nataru # Bandar Lampung # Lampung
Berita Terkait
Ulasan