Banjir Bandang Terjang Tanggamus, 483 Rumah Rusak, 300 Hektare Sawah Baru Tanam Hancur

Petugas dan warga saat membersihkan jalan dari material longsor, di Sedayu, Tanggamus, Sabtu (11/1/2020). LAMPUNGPRO.CO

KOTA AGUNG (Lampungpro.co): Hujan deras dan banjir bandang yang menerjang Pekon Sedayu dan Way Kerap, Tanggamus, Lampung, dalam sepekan terakhir merusak ratusan rumah dan ratusan hektare tanaman padi yang baru tanam. Berdasarkan hasil pendataan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus, sedikitnya 483 rumah rusak dan 300 hektare sawah rusak berat.

"Proses evakuasi para korban banjir masih terus dilakukan. Polda Lampung menyiagakan sekitar 30 personil Brimob untuk membantu pemulihan jalan. Bantuan bagi korban banjir pun mulai berdatangan seperti dari Pemerintah Daerah dan beberapa instansi terkait," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, Hamid H. Lubis, di Kota Agung, Sabtu (11/1/2020).

Menurut Hamid H. Lubis bantuan bagi para korban banjir masih diperlukan, terutama bibit padi. "Setidaknya ada 300 hektare sawah petani yang baru tanam hancur diterjang banjir bandang. Sebanyak 483 rumah rusak ringan, 187 rumah rusak sedang dan 18 rumah rusak berat. Kita bersyukur dalam peristiwa ini tidak menelan korban jiwa," kata Hamid.

Petugas kebencanaan seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus, Basarnas, Kepolisian, TNI, dan pihak swasta tengah melakukan pembersihan akses jalur menuju sejumlah pekon yang tertimpa bencana. Sedangkan jalur transportasi di Jalur Lintas Barat Sumatera selesai dibersihkan dan dapat dilalui setelah diterjunkan 15 eskavator dan alat berat untuk membersihkan material longsor.

Hingga Sabtu (11/1/2020), pemulihan akses Jalur Lintas Barat Sumatera masih terus berlangsung. Beberapa alat berat diturunkan sejak Jumat (10/1/2020) untuk membersihkan material-material berupa lumpur dan bebatuan yang menutupi badan jalan. Antrian kendaraan pun masih terjadi sehingga pihak kepolisian memberlakukan sistem buka tutup bagi kendaraan yang melintasi Jalur Lintas Barat Sumatera.

Di sisi lain, bantuan bagi korban banjir pun mulai berdatangan seperti dari Pertamina Wilayah Sumbagsel yang menyerahkan bantuan berupa makanan siap saji, gas elpiji, dan lain lain. Menurut Aguslina Handayani penanggung jawab CSR Pertamina Wilayah Sumbagsel, pihaknya menerjunkan tim untuk memberikan bantuan yang diperlukan para korban yang dikoordinasikan melalui Pemkab Tanggamus. (PRO1)
 



#bencana alam # lampung # bmkg # hujan # longsor # banjir bandang # tanggamus # bpbd # rumah rusak
Related Post
COMMENTS