Dewan Resah Teror Orang Gila di Lampung Tengah Menggila, Main Bacok Hingga Bunuh

Romi saputra, Satpam Plaza Bandajaya dibacok dibagian kepalanya oleh orang gila yang mengamuk membawa golok diseputaran Bandarjaya | BRATA/Lampungpro.co

LAMPUNG TENGAH (Lampungpro.co): Diduga lepas tangan, Komisi IV DPRD Lampung Tengah akan memanggil Dinas Sosial terkait mengenai teror orang gila kepada masyarakat. Hal tersebut diungkapkan oleh I Kadek Asian Nafiri setelah beberapa masyarakat Lampung Tengah menjadi korban teror dari orang gila. Menurutnya, Dinas Sosial jangan tinggal diam terkait teror orang gila yang telah meresahkan masyarakat Lampung Tengah. 

"Memang ada satu kendala, kabupaten/kota tidak boleh mendirikan panti dan hanya provinsi yang dapat mendirikannya. Tapi dengan keterbatasan aturan ini bukan berarti dinas terkait (sosial) ini diam dan bisa mengirim (orang gila) ke provinsi," kata Kadek kepada awak media, Senin (27/1/2020).

Kadek juga meminta pro aktif dan akan memanggil dinas sosial, untuk menangani teror orang gila yang telah menelan korban bahkan sampai meninggal dunia. "Itu kan (orang gila) sama saja masyarakat terlantar, walaupun tidak terlantar seperti masih diurus oleh keluarganya. Dinas terkaitpun (sosial) harus ada perhatian juga dan nanti kita akan panggil (dinas sosial) terkait permasalahan teror orang gila yang telah menelan korban jiwa ini," cetus Kadek. 

Diketahui pada 15 Januari 2020 seorang warga di Kampung Meranggi Jaya, Kecamatan Putra Rumbia menjadi korban pembunuhan oleh orang dengan gangguan jiwa. "Tak lama dari itu pada 23 Januari 2020, kembali orang gila meneror masyarakat Lampung Tengah dan kini Romi saputra, Satpam Plaza Bandajaya dibacok dibagian kepalanya oleh orang gila yang mengamuk membawa golok diseputaran Bandarjaya.(BRATA/PRO2)



#Teror # Orang Gila # Bacok Warga # Bandarjaya # Bunuh Warga # Lampung Tengah
Berita Terkait
Ulasan
X