Rentan Kena Virus Corona, TKI Asal Lampung Terbanyak di Taiwan dan Hongkong

Antrian penumpang memakai masker saat di pintu keberangkatan di Bandara Radin Inten II, Rabu (29/1/2020). LAMPUNGPRO.CO/AMIRUDDIN SORMIN

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Kasus pasien di RSUD Sidoarjo, Jawa Timur, yang diduga terjangkit Virus Corona yakni Minarti (21) tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Nusa Tenggara Timur yang baru pulang dari Hongkong, membuat banyak pihak kini mewaspadai penyebaran virus Corona di Hongkong dan Taiwan. Terlebih, TKI asal Lampung paling banyak bekerja di Taiwan dan Hongkong.

Menurut data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2PMI) Provinsi Lampung, dari total 40 ribu TKI Lampung, sebanyak 20.096 TKI bekerja di Taiwan dan 7.989 TKI bekerja di Hongkong. TKI Lampung terbanyak bekerja di Taiwan, disusul Hongkong, Malaysia (7.210), dan Singapura (3.916). 

"Sampai dengan hari ini belum ada laporan pekerja migran dari Lampung yang bekerja di negara penempatan Hongkong dan Taiwan dilaporkan terinfeksi virus Vorona, baik itu sedang bekerja maupun yang melakukan pulang ke Lampung," kata Kasi Perlindungan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2PMI) Lampung, Waydiansyah, kepada Lampungpro.co, Kamis (30/1/2020).

Terkait pengawasan, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Marjunet Danoe, mengatakan pengawasan terhadap TKI yang baru pulang dari Hongkong atau Taiwan, sama dengan pengawasan terharap kedatangan penumpang lain dari dari luar negari dan transit di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten. Termasuk jemaah umrah, yaitu ketika mereka tiba di Bandara Radin Inten II.

Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan melakukan pemeriksaan suhu, observasi dan wawancara,  sekaligus membagikan Health Alert Card atau Kartu Kewaspadaan Kesehatan. Kartu ini harus disimpan selama 14 hari atau selama masa inkubasi. 

"Jika selama itu yang bersangkutan mengalami sakit dengan gejala mengarah ke virus ini, segeralah ke dokter dengan membawa kartu tadi. Dengan melihat kartu tadi, dokter yang memeriksa paham apa yg harus dilakukan untuk mengurangi penularan ke masyarakat," kata Marjunet. (PRO1)



#virus corona # china # hongkong # taiwan # lampung # tki # bp2pmi # pekerja migran # bandara radin inten ii # kantor kesehatan pelabuhan
Related Post
COMMENTS
X