PLN Lampung Kantongi Izin Bangun Transmisi Listrik Lintasi Kebun Sugar Group

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): General Manager PT PLN Distribusi Lampung, Daryono, mengatakan pihaknya telah mengantongi izin membangun jaringan listrik melintasi kebun milik PT Sugar Group Company (SGC). Menurut Daryono, pembangunan transmisi listrik dari Sumatera Selatan ke Lampung sepanjang 58,9 kilometer sirkit (kms).

"Izinnya sudah diperolah dari SGC. Tinggal kami ajukan ke Unit Induk Pembangunan karena ada beberapa rancangan transmisi yang khusus dibangun di sepanjang lahan milik SGC. Rancangannya tidak sama dengan transmisi lainnya," kata Daryono, saat berkunjung ke kantor Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Lampung, di Jalan Wolter Monginsidi, Bandar Lampung, Senin (3/4/2017).

Umumnya, jaringan transmisi 150 kV dibangun setinggi 30 meter. Namun khusus di lahan tebu milik SGC, tingginya maksimal 27 meter. Sehingga nantinya tinggi tiang dibangun 25-27 meter. "Ketinggiannya memang diubah dari biasanya, agar tidak mengganggu manuver pesawat yang biasa dipakai untuk menyemprot kebun. Ini karena pertimbangan keselamatan," kata Daryono.

Perubahan juga jarak antar tiang transmisi yang biasanya 500 meter juga harus diubah menjadi lebih pendek. "Kami harus survei ulang ke lokasi untuk membuat desain reengineering. Targetnya di 2018 pembangunan bisa dimulai agar suplai listrik ke Lampung bisa dua jalur. Jadi nanti, selain dari jalur Bukit Kemuning, ada jalur baru dari lintas timur," kata Daryono.

PLN berencanamenghubungkan sistem kelistrikan antara Sumsel dan Lampung melalui jaringan Transmisi 150 kilo Volt Seputih Banyak–Menggala. Pembangunan sistem interkoneksi Sumsel-Lampung itu memerlukan 179 tower yang harus terhubung dari Menggala ke Seputih Banyak. Sampai saat ini PLN baru berhasil mendirikan 90 tower. Pengerjaan pembangunan tower terpaksa berhenti sementara, karena PLN belum berhasil membebaskan tanah yang dikuasai PT SGC.

"Dengan terbangunnya jaringan baru itu diharapkan kebutuhan listrik di Lampung terpenuhi. Daya beban puncak di Lampung sekarang mencapai 850 megawatt, sedangkan total daya mampu di Lampung 550 megawatt. Sisanya didapat dari jaringan interkoneksi Seputih Banyak-Menggala," kata Daryono. (PRO1)



#listrik # pln lampung # jaringan transmisi # sugar group company # lampung
Berita Terkait
Ulasan
X