Update Corona Lampung, ODP Terus Bertambah, Dinkes: Gotong Royong Patuhi Aturan!

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Dinas Kesehatan Provinsi Lampung kembali merilis data terbaru orang dalam pemantaun (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), orang positif, dan orang negatif Virus Corona (Covid-19) yang tersebar diseluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung, Minggu (28/3/2020).

Dalam data tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga saat ini, telah mencatat ada 694 orang dalam pemantauan (ODP) yang tersebar diseluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Jika dibandingkan dengan data ODP pada 27 Maret 2020 lalu yang hanya mencapai 431 ODP, data kali ini mengalami kenaikan secara drastis.

Adapun rincian total 694 ODP tersebut, setelah sebelumnya Kota Bandar Lampung menjadi yang terbanyak, kali ini Lampung Selatan menjadi daerah terbanyak ODP Dinas Kesehatan berjumlah 151 orang, disusul Bandar Lampung (120), Metro (90), Tanggamus (67), Lampung Timur (66), dan Lampung Tengah (44).

Sedangkan daerah lainnya di Lampung Utara (39), Pesisir Barat (36), Pringsewu (24), Pesawaran (15), Lampung Barat (18), Way Kanan (12), Mesuji (7), Tulang Bawang Barat (4), dan Tulang Bawang menjadi yang paling sedikit ODP hanya 1 orang. Selain itu, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mendata persebaran PDP di Lampung terdapat 9 orang. Jika dibandingkan dengan data 27 Maret 2020 kemarin, jumlah PDP di Lampung kali ini mengalami penurunan.

Adapun sebaran 9 PDP ini, berada di Bandar Lampung 3 PDP, Lampung Selatan (1), Lampung Timur (1), Pringsewu (1), Tulang Bawang (1), dan Lampung Tengah (3). Data terbaru hari ini, Dinas Kesehatan Lampung juga mencatatkan ada 10 orang sudah dinyatakan negatif.

Sementara, dalam data kali Maret ini, total ada 4 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung. Dimana keempatnya, berasal dari Kota Bandar Lampung yang saat ini, sudah diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan, bagi masyarakat Lampung yang baru tiba dari perantauan, dihimbau untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari di rumah. Ia berharap, masyarakat bisa mematuhi anjuran dari pemerintah, bagi yang sayang dengan keluarganya.

"Selalu berdoa berserah diri kepada Allah, dan masyarakat juga harus bergotong royong. Caranya dengan mematuhi kebijakan-kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah. Seperti self monitoring, social distancing, dan tetap dirumah," kata Reihana, Minggu (29/3/2020). (FEBRI/PRO2)



#Corona # Virus corona # Wabah # Lampung
Related Post
COMMENTS