Pemkab Sumedang Bidik 7.000 Wisatawan di Festival Pesona Jatigede 2017

Kamis, 06 April 2017       1458 Views           Travel

JAKARTA (Lampungpro.com)-Kabupaten Sumedang akan menggelar Festival Pesona Jatigede 2017 pada 15-16 April 2017. Event hasil kerjasama Barudak Trail Adventure Sumedang (Batras) bersama komunitas seni budaya di Kabupaten Sumedang ini menargetkan 7.000 wisatawan datang berkunjung kesana.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Esthy Reko Astuti mengatakan, festival ini memiliki beberapa tujuan antara lain memperkenalkan wisata alam, budaya dan ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Sumedang kepada masyarakat, termasuk para komunitas Motor Trail.

"Acara ini bisa menjadi sajian hiburan, sekaligus juga sebagai upaya menjalin kerjasama yang erat dengan berbagai pihak, guna pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Sumedang, rencananya Menteri Pariwisata Arief Yahya juga hadir," ujar Esthy.

Festival Pesona Jatigede 2017 nantinya akan diisi dengan kegiatan pameran ekonomi kreatif, trail adventure, pagelaran seni budaya sunda, lomba fotografi pesona Jatigede, penanaman 10.000 pohon dan penebaran benih ikan.

"Target wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) pada Festival Pesona Jatigede 2017 diharapkan dapat mencapai 7.000 orang," kata Esthy.

Sementara panitia penyelenggara menargetkan, pameran ekonomi kreatif dapat menjaring 10.000 pengunjung dalam dua hari pelaksanaannya. Sedangkan untuk peserta Trail Adventure berasal dari komunitas pecinta motor trail seluruh Indonesia, diharapkan dapat mencapai 2.000 orang.

Esthy mengatakan, dukungan Kemenpar pada event ini antara lain, pembuatan media promosi berupa baliho, umbul-umbul, penyediaan snack dan mealbox peserta serta pembuatan panggung rigging.

Selain itu, Kemenpar juga akan menghadirkan penyanyi nasional, menyediakan sound dan genset serta membuat T-shirt, topi untuk undangan VVIP, para peserta berikut panitia.

"Acara ini sebagai wadah dalam menyalurkan kegiatan olahraga otomotif, khususnya motor trail ke arah yang positif sesuai dengan sarana dan prasarana yang ada," kata Esthy.

Festival ini juga bisa dijadikan instrumen untuk menanamkan disiplin dan rasa percaya diri pada generasi muda penggemar otomotif, serta menanamkan kepedulian terhadap tata tertib lalu lintas serta lingkungan.

Waduk Jatigede merupakan waduk kedua terbesar di Indonesia setelah Waduk Jatiluhur. Waduk ini telah beroperasi sejak 31 Agustus 2015 berlokasi di 19 kilometer sebelah timur Kota Sumedang. Selain untuk keperluan irigasi dan kelistrikan, Pemkab Sumedang juga akan mengembangkan Waduk Jatigede sebagai kawasan wisata.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, pemerintah tidak akan berdiam diri melihat potensi wisata yang luar biasa di Waduk Jatigede. Pemerintah sudah membuat zona pengembangan wisata Waduk Jatigede melalui badan otoritas khusus.

"Akan ada beberapa objek wisata yang dibangun. Misalnya lapangan golf, off road, hotel dan resto kuliner ikan, zona pemancingan ikan, waterboom, termasuk Museum Jatigede. Bahkan di tengah genangan terdapat pulau kecil bernama Pulau Surian yang akan dipakai penginapan dan restoran ikan bakar," ujar Menpar Arief Yahya.

Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sumedang sendiri terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2014, Kemenpar mencatat jumlah kunjungan wisman ke Sumedang mencapai 2.388 wisman dengan penerimaan devisa sebesar Rp ‪37.252.800.000‬. Sedangkan pada 2015, jumlah kunjungan wisman mencapai 2.865 wisman dengan penerimaan devisa sebesar Rp ‪44.694.000.000‬.

Sementara untuk wisnus, pada tahun 2014 jumlah perjalanannya mencapai 141.261 dengan perhitungan nilai transaksi ekonomi mencapai Rp ‪141.261.000.000‬. Sedangkan pada tahun 2015, jumlah perjalanan wisnus mencapai 169.514 perjalanan dengan perhitungan nilai transaksi ekonomi mencapai Rp169.514.000.000.



#Waduk Jatigede # Kabupaten Sumedang # Festival Pesona Jatigede # Esthy Reko Astuti # Menteri Pariwisata Arief Yahya
Related Post
COMMENTS