Langgar Social Distancing, Kerumunan Massa di Simpang Pematang Mesuji Dibubarkan

MESUJI (Lampungpro.co): Menjelang hari raya Idulfitri, kerumunan massa tidak terbendung masih memadati alun-alun Desa Simpang Pematang, Mesuji, seperti tahun-tahun lalu. Massa yang memadati mayoritas adalah muda-mudi dengan menggunakan sepeda motor dan mobil itu, terpaksa dibubarkan oleh TNI dan Polri secara persuasif karena berkerumun dan sedikit menggunakan masker.

Pantauan Lampungpro, sejak Pukul 20.00 WIB, massa yang diperkirakan sebanyak 300 jiwa mulai berdatangan hingga puncak pukul 21.00 WIB memadati lapangan alun-alun Desa Simpang Pematang dibubarkan sebanyak 157 personil TNU Polri. "Kita patroli gabungan bersama TNI Polri, sebanyak 157 personil, 145 Polisi dan 12 TNI," kata Kabag Ops Polres Mesuji, Kompol Dwi Santosa,  Sabtu (23/5/2020).

Terpisah, Kapolres Mesuji AKBP Alim menjelaskan, pihaknya bersama TNI berpatroli untuk menghimbau kepada masyarakat untuk tidak berkerumun, mengingat saat ini sedang pandemi Covid-19. "Kita persuasif, menghimbau kepada masyarakat untuk pulang, tidak melakukan kerumunan, alhamdullilah masyarakat mengerti dan pulang dengan sendirinya," jelas dia. 

"Mari kita bersama melawan wabah pandemi Covid-19, selalu pakai masker dan cuci tangan. Semua untuk kepentingan kita bersama, selain kita melawan Covid-19 dengan cara menaati protokol kesehatan dan Maklumat Kapolri,tentu kita juga terus selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan cara beribadah di Rumah," pintanya. (ROSARIO/PRO2)



#Larangan # Takbir Keliling # Takbir Lebaran #Cegah Corona # Virus corona # Wabah # Lampung
Berita Terkait
Ulasan
X