Karantina Pertanian Lampung Lepaskan Buaya Muara, Kukang, dan Elang Liar ke Habitat

Karantina Pertanian Lampung melepasliarkan sejumlah satwa lindung hasil penyelundupan yaitu, buaya muara, kukang, dan burung elang | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Karantina Pertanian Lampung melepasliarkan sejumlah satwa lindung hasil penyelundupan yaitu, buaya muara, kukang, dan burung elang. "Karantina Pertanian Lampung dalam kegiatan sedekah alam pelepasliaran satwa liar. Ikut serta melepasliarkan sejumlah satwa dilindungi hasil penyelundupan," ujar Kepala Seksi Karantina Hewan Karantina Pertanian Lampung, Herwintarti, lewat keterangan tertulisnya, Senin (6/7/2020).

Herwintarti menjelaskan, dalam kegiatan melepasliarkan terdapat beragam satwa meliputi dua ekor siamang, tiga ekor buaya muara, dua ekor elang bronyok, 60 ekor kukang Sumatera sebagai hewan yang dilindungi. Sejumlah hewan tidak dilindungi meliputi baning cokelat dua ekor, kura- kura ambon 49 ekor, beruk satu ekor dan sejumlah burung.

"Kegiatan melepasliarkan satwa terlaksana dengan adanya kerjasama antar instansi. Salah satunya mengembalikan kembali burung hasil rehabilitasi, penyelamatan, dan pengawasan Karantina Pertanian Lampung bersama KSKP di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni," jelas dia.

Hal serupa juga dikatakan oleh Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Ditjen KSDAE , Kementerian Lingkungan Hidup, Indra Exploitasia. "Kegiatan melepasliarkan satwa ke Taman Nasional Bukit Barisan merupakan salah satu bentuk mitigasi resiko dalam penanganan satwa liar yang coba diselundupkan. Sehingga dibutuhkan kerjasama antara instansiuntuk menjaga habitat satwa," ujarnya.

Herwintarti menerangkan, dengan melepasliarkan sejumlah satwa ke habitat asli merupakan suatu bentuk memberikan kesejahteraan bagi satwa serta untuk menjaga kelestarian alam.(PRO2)



#Karantina Pertanian # Hewan Liar # Lepas Liar # Lampung
Berita Terkait
Ulasan