Diduga Serangan Jantung, Warga Rawapitu Tulangbawang Meninggal Saat Mandi di Sungai

Petugas Polsek Rawapitu saat memeriksa tempat kejadian perkara, Selasa (7/7/2020). LAMPUNGPRO.CO

TULANGBAWANG (Lampungpro.co): Polsek Rawapitu Tulangbawang melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP)  penemuan korban meninggal dunia berjenis kelamin laki-laki. Kapolsek Rawa Pitu Ipda Samsi Rizal, mengatakan peristiwa tersebut terjadi Senin (6/7/2020), pukul 12.00 WIB, di aliran air sungai primer, Kampung Mulyo Dadi.

"Korban pertama kali ditemukan CL (5) saat bermain di jembatan aliran air sungai primer Kampung Mulyo Dadi. Saat ditemukan posisi korban dalam keadaan meninggal dan mengambang dengan posisi kepala tenggelam serta tangan kirinya memegang kayu di bawah jembatan," ujar Ipda Samsi, mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro Selasa (6/7/2020).

Terungkapnya identitas korban ini, saat Heri, anak kandung korban melihat ke lokasi dan memastikan memang benar korban yang ditemukan tersebut adalah bapaknya. Lalu korban diangkat dari aliran air primer menuju ke rumahnya. "Identitas korban adalah Muslim (57), berprofesi tani, warga Kampung Mulyo Dadi, Kecamatan Rawapitu, Kabupaten Tulangbawang," jelas Ipda Samsi.

Kapolsek menambahkan, hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis dan hasil identifikasi yang dilakukan anggota Polsek, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan penyebab meninggal dunia adalah karena serangan jantung saat mandi di aliran air sungai primer.

Hal tersebut diperkuat dari keterangan keluarga korban yang mengatakan, korban mempunyai riwayat penyakit darah tinggi dan diabetes. Kemudian, pernah mengalami stroke ringan beberapa bulan yang lalu. Pihak keluarga korban juga menerima peristiwa ini sebagai sebuah musibah dan membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi terhadap korban. (ROSARIO/PRO1)



#polsek rawapitu # korban meninggal # polres tulangbawang # lampung # tkp # serangan jantung
Berita Terkait
Ulasan