Tiba di Bandara Radin Inten II Lampung, Jenazah ABK Tewas di Kapal China Dibawa ke Pesisir Barat

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad (tengah) bersama Kepala BP2MI Lampung Ahmad Salabi, saat menyambut peti jenazah di Bandara Radin Inten II, Jumat (17/7/2020). LAMPUNGPRO.CO/HUMAS POLDA LAMPUNG

NATAR (Lampungpro.co): Pesawat Lion Air yang membawa peti jenazah anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) asal Pesisir Barat Lampung, Hasan Apriadi (20) mendarat mulus di Bandara Radin Inten II Natar, Lampung Selatan, Jumat (17/7/2020) sore. Jenazah langsung dibawa ke Sukamaju, Desa Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

Turut menyambut kedatangan peti jenazah Kabid Humas Polda Lampung Kombes Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Kepala Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Lampung Ahmad Salabi, dan perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pesisir Barat. Menurut Pandra, jenazah langsung dimakamkan karena pemulasaran jenazah telah dilakukan.

Jenazah Hasan Apriadi ditemukan di lemari pendingin Kapal Nelayan Cina, Lu Huang Yuan Yu 117 berbendera China. Korban diduga tewas akibat penganiayaan. Terkait proses hukum menurut Pandra ditangani Polda Kepulauan Riau (Kepri). "Sekarang dalam proses perkara pidana ditangani Polda Kepri," kata Pandra yang juga mantan Kapolres Pulau Merangin, Riau. 

BACA JUGA: Ditemukan Meninggal di Kapal Cina, Pemuda Asal Pesisir Barat Dipulangkan dari Batam ke Lampung

BACA SEBELUMNYA: Ditemukan Dalam Lemari Pendingin, ABK Kapal China Asal Pesisir Barat Lampung Diduga Tewas Disiksa

Pada bagian lain, Ahmad Salabi mengatakan, pihaknya sedang mengusahakan agar manajemen kapal dapat memberikan santunan kematian kepada ahli waris. "Belum bisa dipastikan melalui asuransi mana. Melihat data, ABK ini tidak terdaftar BPJS Ketenagakerjaan. Namun akan upayakan dari manajamen kapal," kata Ahmad Salabi. (PRO1)



#abk # anak buah kapal # korban tewas # kapal china # kepulauan riau # pesisir barat # polda lampung # polda kepri
Berita Terkait
Ulasan
X