Bentrok LSM GMBI dan Pemuda Pancasila di Tanjung Bintang, ini Kronologis Lengkapnya

Bentrokan antara LSM GMBI dan Ormas Pemuda Pancasila di Tanjung Bintang Lampung Selatan | Ist/Lampungpro.co

LAMPUNG SELATAN (Lampungpro.co): Bentrokan yang terjadi antara LSM GMBI dengan Ormas Pemuda Pancasila di sekitaran Kantor Urusan Agama (KUA) Tanjung Bintang, Lampung Selatan, bermula saat GMBI melakukan orasi yang mengandung provokasi setelah mendatangi KUA Tanjung Bintang, Rabu (29/7/2020) siang. 

Kedatangan GMBI ke KUA ini, untuk menanyakan masalah salah satu warga Desa Wawasan, Kecamatan Tanjung Sari, yang buku nikahnya sejak tahun 2012 tak kunjung dikeluarkan pihak KUA. 

Saat dikonfirmasi, Pegawai KUA Tanjung Bintang yang enggan disebutkan namanya ini mengatakan, awalnya saat pertemuan GMBI di KUA Tanjung Bintang ini permasalahannya sudah diselesaikan bersama. Sebab mereka hanya meminta buku nikah untuk dikeluarkan pihak KUA.

"Sebenarnya secara terang-terangan mereka tidak ada permintaan lain. Hanya saja kemungkinan, mereka punya alasan yang tidak disampaikan dan diselesaikan. Saya juga tidak tahu masalahnya, sebab yang saya ketahui mereka sudah sepakat buku nikah akan dikeluarkan," kata petugas KUA.

Ia menyebut, kemungkinan orang ini lapor ke GMBI dan tidak diselesaikan di KUA Tanjung Bintang. Namun pertemuan tersebut sudah disepakati bersama GMBI, pihak pelapor, Kades Wawasan, dan dua Sekdesnya. Kemudian setelah selesai mediasi di KUA, terjadi miskomunukasi di depan Puskesmas Tanjung Bintang. Awalnya mereka (GMBI) sudah disumpah untuk mengatakan yang sebenarnya, dan sudah diselesaikan bersama.

"Keluar KUA dijanjikan damai, begitu keluar malah terjadi hal yang tidak diinginkan. Mereka mengeluarkan orasi dan teriak-teriak yang mengandung provokasi. Sementara di sampingnya ada Pemuda Pancasila, maka terjadi perselisihan saling panas memanas hingga terjadi bentrok," ujarnya.

Setelah terjadi perselisihan, pihak KUA bersama beberapa anggota kepolisian yang mengamankan mediasi sempat melerai dan memisah mereka. Kemudian bentrok dan ada tiga orang terluka, dua dari Pemuda Pancasila dan Kapolsek Tanjung Bintang AKP Talen Hapis. Sebelumnya Kapolsek Tanjung Bintang ini, ada kegiatan bersama narasumber yang enggan disebut namanya di Puskesmas Tanjung Bintang.

"Melihat ada sedikit perselisihan, maka Kapolsek turut mengamankan. Saya tidak melihat pasti apakah didorong atau kena gebuk. Pada saat mediasi sebenarnya Pemuda Pancasila juga tidak terlibat. Istilahnya mereka lewat," jelasnya.

Tiga orang yang terluka ini, langsung dibawa ke Puskesmas Tanjung Bintang untuk mendapatkan penanganan intensif. Menurut informasi dari salah satu perawat Puskesmas, Kapolsek mengalami luka dibagian leher, sedangkan dua orang Pemuda Pancasila luka dibagian hidung. Kasus ini sendiri, sudah ditangani oleh pihak Polres Lampung Selatan, untuk diketahui penyebab bentrok dan lainnya.(FEBRI/PRO2)



#Kisruh # Bentrok # GMBI # Pemuda Pancasila # Tanjung Bintang # Lampung Selatan # Lampung
Related Post
COMMENTS