Operasi Patuh Krakatau: Polresta Bandar Lampung Tegur 517 Pengendara, Nihil Tilang

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Hampir dua pekan Operasi Patuh Krakatau 2020 dilaksanakan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandar Lampung tegur 517 pengendara baik sepeda motor dan mobil yang melanggar lalu lintas dan protokol kesehatan Covid-19. Sementara hingga 10 hari ini, Satlantas Polresta Bandar Lampung belum melakukan penilangan terhadap pengendara.

"Untuk operasi patuh kami masih mengedepankan tindakan preventif dan persuasif, dengan memberikan himbauan dan teguran. Total jumlah teguran mencapai 517, baik pengendara sepeda motor maupun mobil. Sedangkan untuk penilangan kosong," kata Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung AKP Rafly Yusuf Nugraha, Senin (3/8/2020).

Untuk tindakan peneguran ini, terbanyak saat liburan Hari Raya Iduladha selama tiga hari. Terutama di titik-titik menuju lokasi wisata pantai yang ada di Pesawaran. Satlantas Polresta Bandar Lampung turut melakukan pengaturan lalu lintas, untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.

"Ada 72 personel yang kami terjunkan, untuk menjaga kelancaran lalu lintas. Dalam hal ini, kami juga mewaspadai penyebaran Covid-19 dengan meminta pengendara, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan," ujar Rafly.

Sebelumnya Operasi Patuh Krakatau 2020 ini dilaksanakan selama 14 hari, dimulai 23 Juli - 5 Agustus 2020. Operasi ini dilaksanakan pada masa adaptasi kebiasaan baru, dengan sasaran mulai dari melawan arus, tidak mengenakan helm, kelengkapan surat, dan over dimensi over load (odol). Kemudian operasi juga menyasar masyarakat, agar dapat menerapkan protokol kesehatan Covid-19.(FEBRI/PRO2)



#Operasi Krakatau # Polresta Bandar Lampung # Polisi # Polda Lampung # Razia # Kendaraan # Protokol Kesehatan # Lampung
Berita Terkait
Ulasan
X