Senin, Pemkot Bandar Lampung Hentikan Rapid Tes Gratis di Tiga Puskesmas, Bayar Rp150 Ribu

Ilustrasi rapid tes corona | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung menghentikan pelayanan pemeriksaan rapid tes gratis kepada masyarakat, di tiga Puskesmas Rawat Inap di Kota Bandar Lampung mulai Senin (10/8/2020). Ada pun ketiga Puskesmas yang dihentikan untuk melayani pemeriksaan rapid tes gratis itu yakni Puskesmas Sukamaju, Puskesmas Way Halim II, dan Puskesmas Way Kandis.

"Penghentian pelayanan pemeriksaan rapid tes gratis ini, sudah sesuai dengan kebijakan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Meski pelayanan pemeriksaan rapid tes gratis dihentikan, masyarakat bisa memperoleh layanan secara mandiri di rumah sakit dan klinik swasta di Bandar Lampung," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli, Sabtu (8/8/2020).

Penghentian pelayanan pemeriksaan rapid tes gratis ini, juga berdasarkan surat edaran resmi Pemerintahan Kota Bandar Lampung dengan nomor 440/D04/III.02/I/08/2020 pertanggal 7 Agustus 2020. Masyarakat bisa mendapatkan layanan rapid tes mandiri dengan mengeluarkan biaya Rp150 ribu.

"Kami telah menunjuk delapan rumah sakit swasta dan empat klinik swasta di Kota Bandar Lampung, untuk membantu pelayanan rapid tes gratis kepada masyarakat. Tiap pelaksanaan rapid tesnya dengan biaya Rp150 ribu," ujar Edwin Rusli.

Ada pun kedelapan rumah sakit swasta yang ditunjuk untuk melaksanakan rapid tes mandiri tersebut yakni Rumah Sakit Immanuel, Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Rumah Sakit Advent, Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin, Rumah Sakit Bumi Waras, Rumah Sakit DKT, Rumah Sakit Bhayangkara, dan Rumah Sakit Graha Husada. Sedangkan untuk klinik swasta yakni Klinik Kimia Farma Gajah Mada, Klinik Tanjung Karang, Klinik Saibumi, dan Klinik Pramitra.(FEBRI/PRO2)



#Rapid Tes # Surat Sehat # Corona # Virus corona # Wabah # Lampung
Related Post
COMMENTS