Konflik Lahan, Kawasan Wisata Pantai Sebalang Lampung Selatan Sepakat Dikelola Bersama

Kepala Badan Kesbangpol Lampung Selatan Thomas Amirico. LAMPUNGPRO.CO/HENDRA

KALIANDA (Lampungpro.co): Konflik lahan wisata Pantai Sebalang, Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, mengakibatkan lokasi tersebut ditutup sementara pihak terkait. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) mengumpulkan kedua belah pihak di Aula Rajabasa, Kamis (24/9/2020).

Hasil dalam mediasi tersebut, menurut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkab Lamsel, Thomas Amirico kedua belah pihak sepakat duduk bersama untuk mengelola dalam satu manajemen. "Jadi nanti sudah nggak ada lagi konflik lahan. Mereka akan duduk bersama mengatur lokasi Pantai Sebalang. Yang pasti, mereka akan menjadi satu manajemen," kata Thomas.

Semula, penutupan itu karena konflik lahan. Lahan menuju Pantai Sebalang dimiliki PT Tanjung Selaki. Sedangkan, lokasi pantai tempat pariwisata, pemiliknya Akbar Gumilang. Dia menjelaskan, untuk memasuki lokasi Pantai Sebalang milik Akbar Gumilang, masyarakat yang akan berwisata harus melintasi jalan yang dimiliki Tanjung Selaki.

"Jadi, masyarakat yang mau masuk itu harus membayar dua kali. Pertama pas masuk ke lokasinya jalan milik PT Tanjung Selaki. Kedua, lokasi pantainya lahan milik Akbar Gumilang," ucapnya.

Pada saat itu, terjadi konflik antar kedua belah pihak, sehingga dirinya mengumpulkan keduanya di Kantor Pemkab Lamsel. "Kalau dari Akbar Gumilang hadir semua, tapi kalau PT Tanjung Selaki tidak bisa hadir karena masih berada di Jakarta dan rapatnya melakukan virtual," ucapnya. (HENDRA/PRO1)



#pariwisata # tanjung selaki # lampung selatan # pantai sebalang # wisata bahari # pantai
Related Post
COMMENTS
X