Uji Coba tak Ada Efek Samping, Bio Farma Patok Harga Vaksin Covid-19 Rp200 Ribu

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir (kanan) saat bersama Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro, di PT Bio Farma, pada 29 Juli 2020. LAMPUNGPRO.CO/BIO FARMA

JAKARTA (Lampungpro.co): PT Bio Farma mematok harga harga vaksin Covid-19 pada kisaran Rp200 ribu. Hingga kini Uji Klinis tahap tiga berjalan lancar dan belum ada dilaporkan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) serius akibat pemberian suntikan calon vaksin Covid-19. 


Menurut Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir, pihaknya berkomitmen mendukung upaya pemerintah menghadirkan vaksin Covid-19 dengan harga yang terjangkau untuk memberi perlindungan bagi penduduk Indonesia. Sebelumnya, beredar info yang menyebutkan Sinovac menandatangani kontrak pengadaan vaksin dengan Brazil dan menjualnya 1.96 dolar AS per dosis.

PT Bio Farma tengah memproduksi vaksin virus Covid-19 yang berasal dari virus yang dimatikan. Dalam tahap ujicoba penyuntikan vaksin ke tubuh manusia harus dilakukan beberapa kali. "Bio Farma membuat virus dari yang  dimatikan sehingga tidak akan menjadi sakit usai divaksin," kata Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19, Kusnandi Rusmil, di Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Hingga kini ada 600 relawan yang disuntikkan vaksin buatan PT Bio Farma lebih dari satu kali. Selain itu ada 400 lainnya yang disuntikan vaksin sebanyak satu kali. Kusnandi mengatakan tidak ada gejala berarti yang ditunjukkan para relawan tersebut. 

Efek samping yang dialami para relawan ini tidak berbeda dengan bayi yang baru saja menjalani imunisasi seperti sedikit panas atau demam. "Tidak ada reaksi hebat yang dialami para relawan vaksin. Reaksinya seperti anak bayi yang baru saja diimunisasi," kata dia. (PRO1)



#corona # covid-19 # obat corona # kalbe farma # dinas kesehatan # covivor # india # indonesia # bio farma # vaksin
Related Post
COMMENTS