Klaster Demo UU Cipta Kerja Lampung Bertambah Empat, Total Ada Enam Positif Corona

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana Saat Menyampaikan Perkembangan Terkini Covid-19 Lampung | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Klaster penyebaran Virus Corona (Covid-19) dari aksi demontrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law), pada 7 Oktober 2020 lalu di Kantor DPRD Provinsi Lampung kembali bertambah. Hal ini diketahui berdasarkan data penambahan Covid-19 pada Minggu (25/10/2020), dimana terdapat penambahan 50 kasus baru.

Dari total 50 kasus baru ini, terdapat enam pasien baru asal Pesawaran. Dimana dari enam pasien baru ini, empat diantaranya merupakan hasil tracing pasien nomor 1.370. Sebelumnya pasien nomor 1.370 ini laki-laki usia 20 tahun dari Pesawaran, mahasiswa yang mengikuti aksi demo tolak UU Omnibus Law.

Pasien ini terkonfirmasi positif Covid-19 diketahui terdapat gejala berupa hilang penciuman dan hilang rasa. Meski terdapat penambahan hasil tracing pasien pendemo ini, Dinas Kesehatan Lampung belum menyebutkan secara rinci apakah pasien baru ini juga orang yang ikut demo atau dari pihak keluarga.

"Ada pun keempat pasien asal Pesawaran yang merupakan hasil tracing nomor 1.370 yakni pasien nomor 1.554, pasien nomor 1.555, pasien nomor 1.556, dan pasien nomor 1.557. Kondisi keempatnya saat ini tanpa gejala dan menjalani isolasi mandiri di rumah," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana dalam keterangannya.

Sementara dua pasien lainnya dari Pesawaran yakni pasien nomor 1.558 perempuan usia 52 tahun, merupakan hasil tracing pasien nomor 1.234, nomor 1.235, dan nomor 1.236. Lalu pasien nomor 1.559 laki-laki usia 43 tahun, merupakan hasil tracing pasien nomor 1.282. Kondisi keduanya tanpa gejala dan isolasi mandiri. (PRO3)


>

#Covid-19 # Dinas Kesehatan # Satgas # Kesehatan # Demo # Klaster # Cipta Kerja # Omnibus Law # Rumah Sakit # Probable # Suspek
Berita Terkait
Ulasan