Debat Pilkada Lampung Selatan Bahas Narkoba dan Covid-19, Nanang-Pandu Tambah Penyuluh, Tony-Antoni Fokus ke Mulok, Hipni-Melin Ketahanan Keluarga

Suasana Debat Terakhir Pilkada Lampung Selatan | Ist/Lampungpro.co

LAMPUNG SELATAN (Lampungpro.co): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Selatan telah melaksanakan debat terakhirnya dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Lampung Selatan, terhadap tiga pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan, bertemakan 'Sinergi Pembangunan Demi Memperkokoh NKRI Serta Strategi Penanggulangan Covid-19 dan Narkoba,' Senin (30/10/2020) malam. Ketiga pasangan calon nomor urut 1 Nanang-Pandu, nomor urut 2 Tony-Antoni, dan nomor urut 3 Hipni-Melin telah menyampaikan program-programnya.

Dalam penyampaiannya, Nanang-Pandu terkait penanganan Covid-19 akan membentuk Satgas hingga tingkat desa dan mengingatkan masyarakat untuk bergotong royong. Kemudian Nanang-Pandu juga akan memberikan bantuan peningkatan permodalan UMKM dan meningkatkan jumlah UMKM dengan dibantu dana dari APBD.

"Kemudian untuk narkoba, kami bekerjasama dengan BNN dan kepolisian untuk mensosialisasikan ke sekolah-sekolah akan bahaya narkoba. Kemudian menaikan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mengurangi penyalahgunaan narkoba, serta menambah penyuluhan dan pembinaan bagi dinas terkait," kata Nanang Ermanto.

Sementara Toni-Antony menyebutkan, mereka akan memberikan solusi penanganan Covid-19 dengan cara bersinergi antar aparatur dan lembaga masyarakat. Kemudian memberikan daya dukung sarana dan pra sarana fasilitas kesehatan yang cukup dan berobat secara gratis. Lalu ia akan memberikan relaksasi bagi perusahaan, dengan memberikan keringanan pajak dan retribusi agar pengangguran tidak meningkat.

"Untuk narkoba strateginya muatan bahaya narkoba masuk kepada muatan lokal (Mulok) di pendidikan, dimana narkoba ini akan kami basmi sampai ke akar-akarnya. Kami akan menyiapkan anggaran yang cukup dan memastikan akan membentuk Tim Satgas Anti Narkoba, satu desa ada 50 orang yang pendanaannya didukung dari Pemkab," sebut Tony Eka Candra.

Kemudian untuk Hipni-Melin terkait penanganan Covid-19, akan membenahi SDM dan membentuk Satgas hingga tingkat bawah, yang selama ini ia nilai tidak ada. Oleh karenanya, hal ini akan diperkuat Tim Satgas yang disinergikan anggaran kabupaten dan desa.

"Untuk penanganan narkoba, kami memperkuat ketahanan keluarga, nanti kami akan kuatkan program ini. Disisi lain, program pertanian akan dipermudah modalnya dengan Kartu Tani Bangkit yang juga akan menggenjot bidang perikanan dan pariwisata," jelas Hipni. (PRO3)


>


#Pilkada # Lampung Selatan # KPU # Bawaslu # Debat # Diskusi # Program # Kesejahteraan # Masyarakat # Covid-19 # Narkoba
Related Post
COMMENTS
X