Tiga Hari Hilang, Tiga Nelayan Tenggelam di Labuhan Maringgai Lampung Timur Belum Ditemukan

Tim Basarnas Lampung saat mencari nelayan tenggelam di perairan Lampung Timur, Jumat (4/12/2020). LAMPUNGPRO.CO/BASARNAS

LABUHAN MARINGGAI (Lampungpro.co): Hingga Jumat (4/12/2020) sore Tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan nelayan tiga nelayan korban kecelakaan kapal di Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Rabu (2/12/2020). "Hasil pencarian masih nihil," kata Kepala Basarnas Lampung, Jumaril, kepada Lampungpro.co, Jumat (4/12/2020) petang.

Perahu nelayan Mutiara Jaya dengan empat awak, terbalik karena terhantam ombak pada Selasa (1/12/2020) pukul 16.00 WIB. Setelah terbalik satu korban  berhasil selamat yakni Sadra (45). Dia berenang menuju Floting Storage and Regasification (FSRU) Lampung dan sekitar pukul 19.00 WIB berhasil menaiki Yokohama Fender FSRU Lampung bagian depan kanan. Lokasi perahu terbalik di area dekat buoy B (buoy Timur). 

Crew FSRU melaporkan ke bagian manajemen untuk melaksanakan evakuasi terhadap korban. Pukul 21.05 WIB kapal tugboat Tirta Elang dan Security Offshore segera melakukan evakuasi terhadap korban. 

Kemudian pihak FSRU melaporkan kejadian perahu nelayan terbalik dan rencana evakuasi korban ke pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Maringgai. Pukul 22.10 WIB Sadra berhasil naik ke Tirta Elang dengan selamat. Kemudian tugboat Tirta Elang melakukan pencarian korban yang lain. Namun tidak ada tanda-tanda orang jatuh ke laut maka pencarian dihentikan sementara pukul 22.55 WIB. Sehingga awak perahu nelayan yang masih dalam pencarian ada tiga yaitu Umar, Rasmin, dan Imron.

Basarnas Lampung mendapat info dari Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Maringgai, Dwi Saputra, pada Rabu (2/12/2020) pagi. Kepala Basarnas Lampung, Jumaril, melalui Kepala Seksi Operasi, Basri, menindaklanjuti laporan tsb dan mengarahkan personil untuk menuju lokasi utk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.  “Kami kirimkan tim Pos SAR Bakauheni dengan menggunakan alut RIB 02 untuk mengevakuasi korban selamat di kapal tugboat Tirta Elang,” ujar Jumaril. 

Personil Pos SAR Bakauheni yg dikirimkan berjumlah enam orang. Selain itu Basarnas Lampung mengirimkan tambahan lima personil rescuer dari kantor untuk bergabung dan membawa perlengkapan penyelamatan di air. Tim tiba di lokasi kejadian pukul 07.59 Wib dan langsung melakukan penyisiran dengan membagi menjadi tiga regu yang terdiri dari RIB 02 Basarnas, kapal Polairud, dan perahu nelayan. 

Sampai berita ini diturunkan hasil pencarian masih nihil dan tim msih melakukan penyisiran dengan radius 42 km. Pukul 12.11 WIB Tim SAR Gabungan menerima info dari nelayan Cirebon bahwa mereka melihat perahu nelayan  yang diperkirakan sebagai perahu nelayan Mutiara Jaya di koordinat  5°26,64’S-105°55,418’E. 

Kemudian tim langsung menuju koordinat dan berkoordinasi dengan tug boat untuk mearikan perahu tersebut. Pukul 15.00 WIB tugboat melakukan penarikan terhadap kapal mutiara tapi tdk berhasil. Pencarian terus dilaksanakan hingga pukul 17.05 WIB namun belum membuahkan hasil. (PRO1)

 



#nelayan # kapal tenggelam # labuhan maringgai # nelayan hilang # lampung timur # basarnas # tim sar gabunga # polairud
Related Post
COMMENTS
X