Jelang Pilkada Lampung Selatan, 19 Pengawas TPS Reaktif Covid-19, Natar Terbanyak

Ilustrasi Covid-19 | Ist/Lampungpro.co

LAMPUNG SELATAN (Lampungpro.co): Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung Selatan mengumumkan, terdapat 19 orang pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) yang reaktif Covid-19, setelah dilakukan rapid tes terhada para calon PTPS. Dari total 19 PTPS tersebut, saat ini Bawaslu sudah menggantikannya dengan orang lain.

Koordinator Divisi Sumberdaya Manusia dan Organisasi (SDMO) Bawaslu Lampung Selatan Fakhrur Rozi mengatakan, total 19 PTPS yang reaktif ini sudah dilakukan pergantian antar waktu. Ada pun 19 orang PTPS yang diganti ini, dikarenakan mereka reaktif Covid-19 setelah dua kali rapid tes.

"Pergantian ini, setelah dinyatakan dua kali reaktif usai menjalani rapid test. Setelah rapid tes dua kali hasilnya sama reaktif, maka kami mengambil kesimpulan 19 PTPS itu dilakukan pergantian," kata Fakhrur Rozi saat dikonfirmasi, Minggu (6/12/2020).

Pada pelaksanaan rapid tes pertama terhadap pengawas TPS pada 27 November 2020 terhadap 1.925 PTPS, hasilnya ditemukan 37 PTPS yang dinyatakan reaktif Covid-19. Kemudian sesuai dengan petunjuk Bawaslu RI bahwa harus dilakukan dua kali rapid test, sehingga 37 PTPS yang reaktif Covid-19 ini, dilakukan rapid tes yang kedua pada 2 Desember 2020 lalu dengan hasil 19 orang reaktif Covid-19.

"Total 19 PTPS yang reaktif Covid-19 sudah diganti. Itu ada disetiap TPS, tapi yang paling banyak reaktif ada di Kecamatan Natar. Kalau Bawaslu di tingkat Kecamatan tidak ada masalah, hanya ditingkat pengawas desa saja. Alhamdulillah semua PTPS yang non reaktif ini, nantinya bisa melaksanakan pengawasan di TPS pada 9 Desember 2020," ujar Fakhrur Rozi. (HENDRA/PRO3)


>


#Pilkada # Lampung Selatan # KPU # Bawaslu # Pengawas # TPS # Memilih # Bupati # Reaktif # Rapid Tes # Covid-19
Related Post
COMMENTS