Cuaca Buruk, Antrian Kendaraan di Penyeberangan Merak dan Bakauheni hingga Tiga Jam

Suasana Pelabuhan penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan. LAMPUNGPRO.CO

MERAK (Lampungpro.co): Diduga karena cuaca buruk dan arus bawah laut kencang, sejumlah armada bus antar kota antar provinsi yang akan menyebrang ke Pelabuhan Bakauheni Lampung mengalami antrian masuk kapal hingga tiga jam pada Kamis (17/12/2020) pukul 04.30 WIB. Kondisi serupa dialami di Pelabuhan Merak.


Menurut Agus Setiawan Warga Gang Patriot, Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan dia keluarga naik bus dari Merak dan akan menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni. Dia mengalami antrian kurang lebih tiga jam di Pelabuhan Merak, Banten. 

"Sampai jenuh sih, kok enggak biasanya. Biasa cepat naik kapal, ini kami sampai di Pelabuhan Merak jam 04.30, baru bisa naik ke kapal jam 08.30 baru bisa naik ke kapal," ungkapnya.

Atas kondisi tersebut, Lampungpro.co mencoba hubungi pihak PT ASDP Indonesia Merak tidak ada jawaban apa sebabnya. Namun sementara pihak BMKG melalui petugas piket menyatakan bahwa sudah tiga hari belakangan ini terdapat adanya arus permukaan dengan kecepatan cukup tinggi (50-150 cm/s). "Ini terjadi pasang tinggi sejak tiga hari terakhir," ungkap Sari.

Menurutnya arus kencang disebabkan oleh adanya daerah pertemuan angin di wilayah Lampung, termasuk di jalur penyeberangan Merak-Bakauheni. Hal ini berpengaruh pada peningkatkan kecepatan arus di wilayah tersebut.

Sedangkan fenomena pasang tinggi terjadi karena saat ini sedang fase bulan baru. Fase bulan baru terjadi saat matahari-bulan-bumi berada dalam satu garis lurus. "Fase ini mengakibatkan pasang air laut berada pada titik tertinggi," tutupnya. (HENDRA/PRO1)



#pelabuhan bakauheni # pelabuhan merak # kmp # porlink # cuaca # penumpang # gelombang # asdp # gelombang tinggi # bmkg
Related Post
COMMENTS
X