Masih Pandemi, Itera Gelar KKN Daring di 118 SMA 13 Kabupaten/Kota se-Lampung

Wakil Rektor Bidang Akademik, Mitra Djamal, saat membuka KKN secara daring, Senin (4/1/2021). LAMPUNGPRO.CO/ITERA

LAMPUNG SELATAN (Lampungpro.co): Sebanyak 1.877 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) dilepas untuk melaksanakan program kuliah kerja nyata (KKN) secara dalam jaringan (daring), mulai Senin (4/1/2021). Pelepasan dilakukan oleh Rektor Itera yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr.Ing. Mitra Djamal, S.Si., IPU.

Dalam program KKN periode ke-6 ini, mahasiswa akan mengabdi di 118 SMA/SMK yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, yaitu Bandar Lampung 31 sekolah , Lampung Tengah (14), Lampung Timur (12), Way kanan (6), Tulang Bawang (2), Tulang Bawang Barat (3), Lampung Utara (9), Lampung Barat (4), Lampung Selatan (12), Metro (7), Pesawaran (4), Pringsewu (7), dan Tanggamus (7). KKN daring dengan tema Mendukung peningkatan daya saing Sumatera melalui pelatihan basic science dan IT literasi, dilaksanakan selama sebulan penuh, 4 Januari–4 Februari 2021.

Dalam sambutan menyebut, Mitra Djamal mengatakan, program KKN Itera memasuki babak baru. Selain dilaksanakan secara daring, karena masih dalam situasi pandemi covid-19, jumlah peserta KKN juga cukup besar dan akan melaksanakan program di hampir seluruh sekolah SMA sederajat di Provinsi Lampung. Dalam KKN kali ini ITERA juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.

Sesuai tema, dia berharap para mahasiswa dapat melaksanakan berbagai program yang mampu meningkatkan kemampuan ilmu dasar yang harus dikuasai oleh pelajar SMA sederajat di Lampung. Selain itu, mahasiswa juga dapat memberikan pemahaman literasi teknologi kepada para guru di sekolah. “Ini adalah salah satu kontribusi Itera dalam membantu masyarakat, bagaimana mengembangkan basic science, IT literasi dan tanggap bencana yang memang dibutuhkan masyarakat Lampung,” ujar Mitra. 

Sementara, Ketua Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Penjaminan Mutu (LP3) ITERA, Acep Purqon, S.Si., M.Si., Ph.D. menyampaikan, KKN daring yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 mungkin tidak bisa seideal jika mahasiswa terjun langsung ke lapangan. Namun, dengan keterbatasan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat kreatif dalam menyusun program kerja, dan tidak mengurangi semangat mereka mengabdi kepada masyarakat. 

Dengan tema peingkatan basic science, diharapkan program yang dilaksanakan mahasiswa dapat mendorong peningkatan kemampuan para pelajar SMA di Lampung, dan mendongkrak angka alumni SMA yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, termasuk di ITERA. Keilmuan dasar yang menjadi prooritas program KKN adalah keilmuan matematika, kimia, fisika, dan biologi. Selain itu juga ada program peningkatan literasi teknologi informasi, yang sangat dibutuhkan untuk pembelajaran di tengah pandemi seperti saat ini. 

“Saya berharap program yang dilaksanakan selama KKN akan berkelanjutan, sehingga kita benar-benar dapat hadir dan memberikan kontribusi di bidang teknologi dan sains yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Acep.

Ketua Tim KKN Itera, Koko Friansah, S.T., M.T., menjelaskan dalam KKN tersebut, mahasiswa akan melakukan program secara berkelompok. Satu kelompok terdiri dari 7-8 orang dari lintas program studi. Mereka akan melaksanakan program secara daring dengan dampingan dosen pendamping lapangan (DPL). 

Dalam program yang dilaksanakan selama satu bulan penuh tersebut dilibatkan sebanyak 59 DPL dari berbagai program studi. Pada pelaksanaan kegiatan KKN, mahasiswa diarahkan untuk membuat program berdasarkan empat aspek utama, diantaranya basic science, IT literasi, tanggap bencana (mitigasi) dan astronomi. (PRO1)

 



#kuliah # perkuliahan # virtual # daring # itera # mahasiswa # dosen # kkn # rektor
Berita Terkait
Ulasan