Jadi Penadah Motor Curian di Pesawaran, Dua Warga Natar Digelandang Polisi

Barang bukti Motor yang Dicuri | Ist/Lampungpro.co

PESAWARAN (Lampungpro.co): Dua warga Desa Kandis, Kecamatan Natar, Lampung Selatan bernama TS dan SG ditangkap jajaran Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polsek Gedong Tataan Polres Pesawaran, karena terlibat aksi pencurian sepeda motor (Curanmor). Dalam hal ini, keduanya bertindak sebagai penadah motor hasil curian.

Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan, keduanya didapati menjadi penadah sepeda motor milik Isman Yadi (45) warga Desa Negeri Sakti, Gedong Tataan, Pesawaran yang hilang pada Kamis (7/1/2021) lalu. Saat itu korban kehilangan sepeda motor Honda Revo bernomor polisi BE 4838 YI, yang sedang terparkir di halaman rumahnya pada malam hari.

"Kemudian korban melapor ke kami, hingga akhirnya sepekan kemudian motor tersebut berhasil dilacak keberadaannya. Dari pengakuan, keduanya ini membeli sepeda motor tersebut seharga Rp1,5 juta tanpa dokumen lengkap," kata AKBP Vero Aria Radmantyo dalam keterangannya, Jumat (15/1/2021).

Meski dua penadah berhasil ditangkap, namun pelaku utama pencurian hingga kini masih dalam pengejaran (DPO) polisi. Penangkapan keduanya ini, berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B- 25/I/2021/SPK/POLDA LAMPUNG/RES PESAWARAN/SEK GEDONG TATAAN tertanggal 14 Januari 2021.

"Atas perbuatannya ini, keduanya dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana subsider 480 Juncto Pasal 55 KUHP. Ancaman pidananya lima tahun kurungan penjara, karena terlibat upaya melanggar hukum atau sebagai orang yang memfasilitasi barang hasil curian," ujar Vero.

Dari hasil penangkapan kedua orang ini, turut diamankan barang bukti berupa satu unit motor merek Honda Revo nomor polisi BE 4838 YI, dan satu pasang pakaian yang digunakan pelaku. (PRO3)


>

#Curanmor # Penadah # Natar # Pesawaran # Lampung Selatan # Pidana # Kriminal
Berita Terkait
Ulasan