Kisah Kakek Poniman, Usia 89 Tahun Aktif Berjualan Roti Keliling di Bandar Lampung

Kakek Poniman Penjual Roti Keliling | Lampungpro.co/ADEL

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Tiap orang pasti nantinya akan merasakan usia lanjut, biasanya kebanyakan diusia lanjut tersebut banyak orang yang memilih untuk menikmati hidup dan tidak untuk bekerja lagi. Namun hal ini tidak berlaku bagi kakek Poniman, yang sudah berusia 89 tahun ini memutuskan untuk tetap bekerja.

Dalam kesehariannya untuk mencari nafkah, kakek Poniman berjualan roti keliling di Perum Griya Sukarame dan sekitaran perumahan di Kecamatan Sukarame Bandar Lampung. Sudah tujuh tahun ini, ia berjualan roti dengan berjalan kaki sambil mendorong gerobaknya menyusuri jalan dan gang kecil.

"Iya sudah tujuh tahun ini, saya berjualan roti keliling disekitaran Sukarame Bandar Lampung. Saya pilih berjualan roti, agar tidak menganggur di rumah dan tentunya dengan berjualan ini, bisa mengurangi beban anak," kata Poniman saat ditemui Lampungpro.co, Kamis (21/1/2021).

Walaupun usianya saat ini sudah tua dan tidak seharusnya bekerja, tetapi Ponuman masih tetap semangat untuk berkeliling menjualan rotinya. Tiap harinya ia menjajakan roti yang diproduksi di Sukarame, bisa mencapai ratusan bungkus.

"Roti-rotinya saya ambil dari salah satu pabrik roti di Sukarame. Tiap hari biasanya pendapatan dari hasil penjualan berkisar Rp80 ribu hingga Rp90 ribu. Ini sudah disetorkan ke pemilik roti," ujar Poniman.

Penjualan saat pandemi Covid-19 ini, ia merasakan terjadi penurunan drastis, baik itu pendapatan maupun jumlah roti yang dijualkan. Biasanya tiap hari ia membawa 150 hingga 250 bungkus roti yang dijual ke masyarakat, namun semenjak adanya pandemi Covid-19 ini, ia hanya mampu mengambil dan menjualkan roti 50 bungkus perharinya. (ADELIA/PRO3)


>

#Pedagang # Roti # Keliling # Usia # Pandemi # Covid-19 # Perumahan # Griya Sukarame # Bandar Lampung # Penghasilan # Ekonomi
Related Post
COMMENTS