Kasus Covid-19 Meningkat, Resepsi Pernikahan di Bandar Lampung Kembali Dilarang

Ilustrasi Covid-19 | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Kasus Covid-19 masih meningkat, Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 dan Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali melarang warganya, untuk melaksanakan resepsi atau pesta pernikahan di wilayah Kota Bandar Lampung. Ada pun rencana pelarangan ini, mulai diterapkan pada 25 Januari 2021 mendatang.


Pelarangan resepsi pernikahan dan kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian ini, sesuai denga hasil tindak lanjut dari rapat koordinasi bersama Forkopimda dan bupati/walikota se-Provinsi Lampung. Hal ini juga dilakukan untuk menekan angka Covid-19 di Kota Bandar Lampung, yang hingga kini mencapai 3.497 kasus.

Juru bicara (Jubir) Tim Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung Ahmad Nurizki mengatakan, pelarangan ini juga sesuai dengan perintah Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, untuk menunda resepsi pernikahan maupun kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan. Untuk sementara, warga Bandar Lampung diperbolehkan melaksanakan akad nikah saja.

“Kami informasikan kepada seluruh warga Bandar Lampung, untuk beberapa kegitan yang mengumpulkan massa tidak boleh dilaksanakan. Untuk akad nikah diperbolehkan, namun maksimal hanya 50 orang dan tidak boleh ada hiburan seperti organ tunggal dan lainnya," kata Ahmad Nurizki, Kamis (21/1/2021).

Sementara untuk legalitasnya, akan diterbitkan melalui Surat Edaran (SE) Wali Kota Bandarlampung yang akan diterbitkan dalam waktu dekat. Masyarakat yang ingin melaksanakan akad pernikahan, wajib melapor ke Posko Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung.

"Kami berharap dengan adanya kebijakan ini, masyarakat dapat memahami dan turut bersama mencegah penyebaran Covid-19. Terkait pelarangan pesta pernikahan ini, berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan," ujar Ahmad Nurizki. (PRO3)



#Satgas # Covid-19 # Pemkot # Wali Kota # Bandar Lampung # Herman HN # Resepsi # Pernikahan # Pesta # Kerumunan
Related Post
COMMENTS
X