Rampok Duit SPBU Rp563 Juta di Semarang, Empat Warga Lampung Tengah Ditangkap di Ciamis

Para pelaku perampokan saat konfrensi pers di Maporesta Semarang, Jumat (22/1/2021). LAMPUNGPRO.CO

SEMARANG (Lampungpro.co): Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, menangkap empat warga asal Lampung Tengah, usai merampok uang hasil penjualan bahan bakar minyak (BBM) dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Karangjati, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah senilai Rp563 juta. Aksi perampokan tersebut terjadi di Jalan Krakatau VIII, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Senin (18/1/2021) sekitar pukul 08.30 WIB. 

Kawanan ini ditangkap Kamis (21/1/2021) sekitar pukul 13.00 di Margaluyu Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Video penangkapan kompolotan perampok asal Lampung bahkan sempat viral di media sosial. 

Keempat perampok tersebut yakni Rah (39), FP (36), dan Maf (25) warga Bumijaya, Lampung Tengah. Kemudian VK (30) warga Mekar Jaya, Lampung Tengah. Mereka dibantu oleh MAI (38) warga Bandarjo, Ungaran. Menurut Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, para perampok ini mengaku merencanakan aksinya selama dua bulan.

Perkenalan komplotan ini bermula dari panti pijat. Sebelumnya, MAI pernah punya panti pijat dan salah satu karyawannya yakni FP warga Lampung Tengah. "Itu link mengapa bisa berkomunikasi orang Semarang dan Lampung," kata Anwar saat jumpa pers di Mapolrestabes Semarang, Jumat (22/1/2021).

Perencanaan perampokan ini bermula saat keempatnya tiba dari Lampung di Semarang pada Kamis (7/1/2021) untuk observasi. Bahkan tiga hari sebelum beraksi dua pelaku yakni FP dan Mah sempat mencuri sepeda motor di Semarang Barat. 

Berdasarkan rekaman CCTV terlihat Teguh pegawai SPBU turun dari mobil. Tak lama berselang, ketika hendak menyeberang jalan, datang empat orang mengendarai dua motor ke arah korban. Salah satu di antaranya turun dan merebut tas berisi uang yang dibawa Teguh.

"Saat akan dikejar salah satu pelaku mengeluarkan tembakan untuk menakuti. Setelah merampok para pelaku melarikan diri ke Banyumanik dan meninggalkan dua kendaraan yang dipakai merampok. Lalu, berganti kendaraan sewa menuju Salatiga dilanjut ke Yogyakarta memakai mobil yang dipesan melalui aplikasi Grab," kata Anwar. (PRO1)
  

 



#perampokan # pencurian # penjambretan # lampung tengah # semarang # jawa tengah # ciamis # korban # pelaku
Related Post
COMMENTS
X