Disuntik Vaksin Covid-19 Kedua, Rektor Universitas Malahayati Himbau Masyarakat Tak Takut

Rektor Universitas Malahayati Saat Disuntik Vaksin | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Rektor Universitas Malahayati Bandar Lampung Achmad Farich menjalani Vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung, Kamis (18/3/2021). Sebelumnya vaksinasi tahap pertama dilakukan pada 18 Februari 2021.

Rektor Achmad Farich mengatakan, dirinya menerima Vaksin tahap pertama 18 Februari 2021, selama menjalani observasi dirinya tidak mengalami keluhan apapun hingga saat ini. "Alhamdulillah tidak ada keluhan, makan enak, menjalani rutinitas seperti biasa sampai sekarang. Mudah-mudah yang kedua ini juga sama tidak ada keluhan," kata Achmad Farich.

Achmad Farich menghimbau, masyarakat jangan takut disuktik Vaksin Covid-19, apalagi percaya dengan berita-berita hoax yang tersebar dengan menampilkan data dan gambar korban setelah divaksin. Kedepan Vaksin Covid-19 ini bisa seperti vaksin lainnya, bukan lagi hal yang harus ditakuti, bahkan bisa menjadi syarat dalam mengurus sesuatu hal.

"Jadi ke depan, jika sudah berjalan, vaksin ini bisa jadi syarat seperti TBC dan meningitis. Contoh mau umroh, nantinya selain vaksin meningitis sekarang bisa aja ditambah harus vaksin Covid-19," ujar Achmad Farich.

Sementara itu Kepala Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Ratna Purwaningrum yang juga menjadi petugas medis vaksinasi mengungkapkan, setelah divaksin harus menjalani evaluasi selama 30 menit; untuk memantau apakah ada keluhan atau tidak setelah vaksin. Selain itu bagi yang sudah vaksin, tidak ada pantangan apa pun baik makanan maupun aktivitas lainnya.

"Evaluasi 30 menit ada resiko atau tidak setelah vaksin, setelah itu boleh pulang, terkait pantangan tidak ada. Hingga kini sudah 682 orang yang menerima vaksin baik tenaga medis rumah sakit, dokter koas, dan lansia. Selama ini belum ada keluhan yang membahayakan penerima vaksin," ungkap Ratna Purwaningrum. (ASYIHIN/PRO3)

 


>



#Rektor # Universitas # Malahayati # Suntik # Vaksin # Covid-19 # Sinovac # Dokter # Medis
Berita Terkait
Ulasan
X