Janjikan Jadi PNS dengan Bayar Rp95 Juta, Honorer Pemkot Bandar Lampung Dilaporkan ke Polisi

Korban Saat Melapor ke Mapolresta Bandar Lampung | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Seorang oknum tenaga honorer di salah satu dinas di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung karena melakukan penipuan dengan modus akan diangkat pegawai negeri sipil (PNS). Oknum tersebut dilaporkan warga Terbanggi Besar, Lampung Tengah inisial AMS (24).

AMS melaporkan oknum berinisial M, karena janji yang diumbar dua tahun silam yang hingga kini tak kunjung terwujud. Saat itu, AMS dijanjikan pelaku untuk diangkat menjadi PNS pada tahun 2020 lewat jalur pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

"Saat itu saya pernah dimintai salinan ijazah, akta kelahiran, dan sejumlah uang. Awalnya M ini meminta uang tunai sebesar Rp350 juta, namun karena saya tidak punya uang sebanyak itu, jadi saya hanya menyanggupi Rp95 juta," kata AMS dalam keterangannya, Senin (26/4/2021).

Ada pun uang senilai Rp95 juta itu, diserahkan korban ke tangan M secara dua tahap lewat transfer bank. Tahap pertama korban mengirimkan uang senilai Rp50 juta pada 2 Maret 2020 dan kedua diserahkan Rp45 juta di tanggal 14 Maret 2020.

"Saya baru sadar menjadi korban penipuan, karena hingga kini saya belum juga menjadi PNS. Bahkan sejak penyerahan itu, M makin sulit dihubungi, sehingga saya melaporkan hal ini ke kepolisian. Kenal M itu awalnya dikenalkan lewat kakak kandungnya," ujar AMS.

Dari perkenalan itu, selanjutnya M menjanjikan korban bisa masuk PNS melalui jalur PPPK. Untuk meyakinkan korban, M turut mencatut nama pejabat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandar Lampung, yang bisa memberikan akses untuk masuk PNS. (PRO3)

 


>



#Pemkot # Bandar Lampung # BKD # Penipuan # ASN # PNS # Terbanggi Besar # Lampung Tengah # Pegawai # Honorer
Related Post
COMMENTS