Halal Corner Lampung Minta Warga Waspada Daging Oplosan Beredar Jelang Idulfitri

Webinar bertema 'Daging Halal dan Titik Kritisnya' Sabtu (1/5/2021). LAMPUNGPRO.CO/HALAL CORNER LAMPUNG

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Halal Corner Chapter Lampung meminta warga mewaspadai peredaran daging oplosan menjelang Idulfitri 1442 Hijriah. Hingga kini mayoritas umat Muslim di Indonesia tidak terlalu memperhatikan kehalalan daging."Mayoritas umat Muslim merasa aman-aman saja. Padahal realitasnya di beberapa daerah pernah terjadi oknum–oknum mengoplos daging yang tidak halal untuk meraup keuntungan. Biasanya di momen Idulfitri, selalu ada oknum yang memanfaatkannya dengan menjual daging oplosan," kata Ketua Halal Corner


Chapter Lampung Vitriyah, pada webinar bertema 'Daging Halal dan Titik Kritisnya' Sabtu (1/5/2021). Webinar ini digelar karena banyaknya oknum menjual oplosan daging yang tidak halal. Pada materi yang disampaikan Sugeng Dwi Hastono, dari Amanah Veterinary, disebutkan kehalalan daging bukan hanya dilihat dari hewannya.

Dia menyampaikan bahwa daging tidak halal bisa juga karena pengolahan seperti kuas berbahan bulu masih sering terbuat dari hewan yang tidak halal. "Namun juga bagaimana cara memproses dan cara memperolehnya. Dalam Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) juga dijelaskan bagaimana standar hewan yang disembelih itu menjadi daging halal," kata Sugeng Dwi Hastono yang juga dokter hewan tersebut. 

Di akhir kegiatan materi ditutup dengan slogan dokter hewan 'Manusya Mriga Satwa Sewaka' (dokter hewan mensejahterakan manusia melalui kesejahteraan hewan). Halal Corner adalah komunitas yang bergerak di bidang dakwah halal dan berpartisipasi dalam edukasi halal ke masyarakat. 

Beberapa Ciri Daging Hewan Ternak Besar 

Daging Sapi: Biasanya daging sapi yang baik berwarna merah terang. Seratnya halus dan lemaknya berwarna kekuningan. Daging yang kaku dan berwarna gelap menunjukkan bahwa penyembelihan dilakukan pada kondisi tidak tepat. Misalnya hewan dalam keadaan stres atau kehabisan tenaga. Sedangkan sapi berwarna cokelat menandakan bahwa daging sapi tersebutterkena udara terlalu lama.

Daging Kerbau: Daging kerbau yang baik berwarna merah tua. Seratnya lebih kasar dibandingkan dengan daging sapi. Sedangkan lemaknya berwarna kuning dan keras. Umumnya tekstur daging kerbau lebih liat dari daging ternak lainnya karena disembelih pada umur tua.

Daging Kambing: Memiliki warna lebih gelap dibandingkan dengan daging sapi plus serat halus dan lembut. Lemaknya keras dan kenyal berwarna putih kekuningan. Daging kambing mudah dikenali karena baunya yang khas dan cukup keras.

Daging Babi/Celeng: Biasanya daging babi memiliki ciri warna merah pucat dengan serat halus. Lemaknya berwarna putih jernih, teksturnya lunak, dan mudah mencair pada suhu ruang. Sedangkan daging babi hutan atau celeng, memiliki tekstur lebih kasar dan warna lebih gelap, sehingga sepintas lalu daging celeng mirip dengan daging sapi. Namun celeng memiliki aroma bau khas babi yang kuat sehingga dapat diidentifikasi konsumen lewat aromanya. (***)

Sumber: LPPOM MUI 
Editor: Amiruddin Sormin



#daging # idulfitri # hewan ternak besar # veteriner # halal # halal food # halal chain food # majelis ulama indonesia # halal corner
Related Post
COMMENTS
X