Operasi Ketupat Dimulai, Pemudik Lewat Tanggamus Bakal Diperiksa di Empat Posko ini

Bupati Tanggamus Dewi Handajani saat memeriksa pasukan pada apel kesiapan Operasi Ketupat Krakatau, di Kota Agung, Rabu (5/5/2021). LAMPUNGPRO.CO/HUMAS POLRES TANGGAMUS

KOTA AGUNG (Lampungpro.co): Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani memimpin apel gelar pasukan sebagai tanda dimulainya Operasi Krakatau Krakataui selama dua pekan mulai 6-17 Mei 2021, di Lapangan Pemkab Tanggamus, Rabu (5/5/2021). Operasi Ketupat Krakatau 2021 dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman menyambut Hari Raya Idulfitri 1442 H.


Bupati Tanggamus mengatakan, menjelang Idulfitri tren kasus Covid-19 di Indonesia naik 2,03%. Hal ini disebabkan karena peningkatan aktifitas masyarakat khususnya menjelang akhir Ramadan dan jelang Idulfitri. Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah mengambil kebijakan larangan mudik.  

Menurut Bupati, kasus Covid-19 harus diwaspadai berkaca pada gelombang penyebaran Covid-19 yang terjadi di mancanegara. Sebagai contoh di India, terjadi penambahan kasus baru hingga mencapai 400 ribu kasus dan angka kematian mencapai 3.500 kasus per hari. 

Hal ini disebabkan kelengahan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Menyikapi hal tersebut, Indonesia tidak boleh lengah, terlebih dengan adanya varian baru Covid-19 dari sejumlah negara yang masuk ke Indonesia seperti B.1.1.7 asal Inggris, B.1.617 asal India, dan B.1.351 asal Afrika Selatan.

Pada bagian lain, Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Jonnifer Yolandra, menjelaskan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau, pihaknya menerjunkan ratusan personil gabungan berbagai instansi. Kemudian, mendirikan tiga pos check point penyekatan. "Lokasinya di Rest Area Pugung, Jalinbar Pekon Tala Gening, Kota Agung Barat, dan Pekon Sedayu Semaka," kata AKP Jonnifer Yolandra.

Kasat menjelaskan dalam pelaksanaannya pihaknya memprioritaskan langkah langkah preemtif dan preventif secara humanis sehingga masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Beberapa kegiatan yang akan dilakukan selama Operasi Krakatau antara lain melakukan pengawasan protokol kesehatan, memeriksa dokumen yang harus dimiliki penumpang seperti hasil negatif test covid-19, surat izin keluar masuk (SIKM), dan sertifikat vaksinasi.

Selain itu, melakukan rapid test antigen secara acak terhadap penumpang, mencegah dan melakukan penertiban kerumunan masyarakat, dan membagikan masker ke masyarakat. “Tujuan akhir yang ingi dicapai adalah masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan rasa aman dan nyaman serta terhindar dari Covid-19,” kata Kasatlantas. (*) 



#operasi ketupat # lebaran # idulfitri # pringsewu # posko lebaran # covid-19 # posko penyekatan # polres tanggamus # pemkab tanggamus
Related Post
COMMENTS