Buntut Pembakaran Mapolsek Candipuro Lampung Selatan, Polisi Amankan Delapan Warga

Kondisi Terkini Mapolsek Candipuro Pasca Dibakar Warga | Lampungpro.co/HENDRA

CANDIPURO (Lampungpro.co): Pasca tragedi pembakaran Mapolsek Candipuro Lampung Selatan, polisi mengamankan delapan orang yang diduga menjadi provokasi dalam aksi tersebut. Pasca kejadian itu, polisi juga memastikan situasi sekitaran lokasi kondusif.

"Delapan orang  diamankan untuk dimintai keterangan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Keadaan juga  kondusif, bahkan warga sekitar sudah melakukan upaya persuasif, dan mereka tidak terima polseknya dibakar," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Rabu (19/5/2021).

BACA JUGA : Kesal Tak Pernah Ungkap Begal, Warga Bakar Mapolsek Candipuro Lampung Selatan

Pandra menyebut, Polsek Candipuro ini membawahi 14 desa dengan jumlah 56 ribu penduduk dan jumlah personil kepolisian ada 19 orang. Berdasarkan keterangan yang didapat, mereka beranggapan bahwa Polsek Candipuro tidak merespon aksi pencurian dan pemberatan, pencurian dan kekesaran, serta pencurian kendaraan bermotor, hingga begal.

"Tapi dari hasil data kami, selama tahun 2021 mulai Januari hingga April ini, ada tujuh laporan polisi yang masuk dan empat di antaranya sudah diproses P21. Ini artinya sudah ada penanganan yang baik dari Polsek Candipuro, sekaligus tetap melakukan Operasi Ketupat dalam penanganan perkara," sebut Pandra.

KLIK BERITA INI JUGA:Seminggu Setelah Pembegalan di Beringin Kencana, Massa Bakar Kantor Polsek Candipuro Lampung Selatan

Sebelumnya Kantor Mapolsek Candipuro Polres Lampung Selatan yang berada di Jalan Raya Soekarno Hatta, Candipuro, Lampung Selatan dibakar massa pada Selasa (18/5/2021) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Diduga warga Candipuro kesal dengan polisi setempat, yang selama ini tidak pernah mengungkap aksi kejahatan begal dan lainnya. (***)

Editor : Febri Arianto

 


>



#Kebakaran # Polres Candipuro # Lampung Selatan # Begal # Warga # Curanmor
Berita Terkait
Ulasan
X