Badan Perlindungan Konsumen Nasional Dorong Bandar Lampung Ramah Penyandang Disabilitas

Wakil Ketua Komisi Penelitian dan Pengembangan BPKN RI, Anna Maria Tri Anggraini saat menerima cenderamata dari Plt. Sekda Bandar Lampung Tole Dailami. LAMPUNGPRO.CO/SANDY

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Republik Indonesia menggelar rapat bersama kepedulian kepada para penyandang disabilitas khususnya di sektor transportasi dan e-commerce di Ruang Rapat Wali Kota, Jumat (21/5/2021). Rapat dipimpin Plh. Sekertaris Daerah Kota (Sekdakota) Bandar Lampung, Tole Dailami, dan didampingi Kepala Bappeda, Kadis Perhubungan, dan Kadis Kominfo. 


BPKN RI memilih Bandar Lampung untuk memberikan masukan mengenai perlindungan konsumen terkait aksesibilitas dan akomodasi yang layak bagi konsumen disabilitas. Usulan yang diberikan bisa dimanfaatkan sebagai bagian dari kajian untuk penguatan. 

"Kami mengadakan focus discussion dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung terkait hak kaum disabilitas, khususnya di sektor transportasi dan e-commerce. Dalam diskusi ini menghasilkan beberapa hasil bahwa terdapat regulasi baik di pusat dan daerah meskipun pelaksanaannya belum lengkap," kata Wakil Ketua Komisi Penelitian dan Pengembangan BPKN RI, Anna Maria Tri Anggraini.

Anna menyampaikan untuk Bandar Lampung sudah memiliki dan menyediakan fasilitas bagi kaum disabilitas pada bidang transportasi. Sedangkan, dalam bidang e-commerce harus ada koordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyediakan fasilitasnya.

"Jadi dalam hal e-commerce sangat diperlukan sinergitas dan kerja sama antara Pemerintah Pusat dan daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Kami juga berharap kedepannya Pusat dan Daerah segera bekerja sama untuk pelaksanaan aksesbilitas," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Ahmad Husna, menjelaskan untuk fasilitas transportasi yang ada di Kota Bandar Lampung sudah memadai untuk para penyandang disabilitas. "Kita ada 35 koridor halte bus BRT yang dapat mengakomodir penumpang penyandang disabilitas dan kita juga memberikan tanda untuk masuk dan keluar bus. 'PR' kita hanya untuk tempat naiknya saja yang harus kita perbaiki," jelasnya.

Kemudian, Kadis Kominfo Kota Bandar Lampung Ahmad Nuriski Erwandi menerangkan untuk penyandang disabilitas Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan pelayanan titik spot wifi yang ada di beberapa titik di pusat keramaian. Kominfo Bandar Lampung masih memfokuskan program 'blank spot', agar semua daerah dapat mengakses internet dan data seluler. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Reporter: Sandy



#konsumen # disabilitas # akesesibilitas # penyandang disabilitas # transportasi # internet # jaringan internet
Berita Terkait
Ulasan
X