Dukung Polisi Berantas Begal, Puluhan Karangan Bunga Kiriman Warga Hiasi Mapolresta Bandar Lampung

Dua dari beberapa karangan bunga yang dikirim warga ke Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (28/5/2021). LAMPUNGPRO.CO

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Puluhan kiriman karangan bunga menghiasi Mapolresta Bandar Lampung sejak Rabu (26/5/2021) hingga Jumat (28/5/2021). Isinya, mendukung tindakan kepolisian terhadap pelaku begal di seluruh Lampung. 


Pantauan Lampungpro.co, karengan bunga tersebut dikirimkan oleh sejumlah komunitas seperti Pokdar Kamtibmas Kota Bandar Lampung, JMSI Lampung, Komunitas Senyum (Komnyun) Lampung, Motor Antique Club Indonesia (MACI) Lampung, Bikers Subuhan, Toyota Hardtop Comunity Lampung (THCL), dan Komunitas Petani Mikroba Lampung. Kiriman juga disampaikan hingga ke jajaran polsek di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung.

Isi karangan bunga tersebut antara lain, "Lanjutkan perjuangan, masyarakat tenang dan aman, kami mendukung aksi tegas pelaku C3 oleh kepolisian" dan "Basmi pelaku C3, kami bersama kepolisian bravo polisi". Terdapat juga tulisan "Terima kasih atas perjuangannya, kami mendukung aksi tegas pelaku C3 oleh kepolisian", dan "Lanjutkan gass, pelaku tindak kejahatan adalah musuh bersama, kami mendukung tindakan kepolisian." 

Ketua Pokdar Bandarlampung Hary Kohar mendukung upaya kepolisian memberantas C3 (curat, curas, curanmor). "Mereka sudah sangat meresahkan masyarakat," kata Hary Kohar. 

"Nah Cocok," ujar Darussalam dari THCL. Dia juga melihat sudah betapa merajalelanya aksi para begal dan C3 lainnya di Lampung. "Mereka tak kenal waktu dan tempat beraksi meresahkan warga," kata Darussalam.

Ketua JMSI Lampung, Herman Batin Mangku, mengirimkan karang bunga sebagai bentuk dukung tindakan tegas terukur aparat kepolisian terhadap pelaku C3. Menurutnya, pelaku kejahatan sangat meresahkan warga Lampung. Bahkan, aksinya tergolong sadis, pakai senjata api rakitan dan senjata tajam. Sering, pelaku tanpa basa-basi merampas sepeda motor warga. 

Bahkan, dinilainya, aksi para begal telah memalukan daerah ini. Mereka beraksi hingga ke provinsi lain, terutama Jabodetabek. "Hukum harus tegak lurus jangan sampai seolah dipermainkan para kriminal. Pihak kepolisian harus memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat," ujar Herman. 

Hal senada disampaikan Awalun Bikers Subuhan, Sani Rizani. Dia mengaku mengirimkan karangan bunga sebagai bentuk apresiasi dan support kepada kepolisian dalam memberantas C3. "Kalau C3 masih merajalela yang takut duluan itu kami, karena kami ini keluarnya sebelum azan subuh, jalanan masih sepi, dan kosong," ujarnya. 

Dia berharap kepolisian bertindak tegas dapat lebih menekankan C3 di Bandar Lampung. "Syukur-syukur Bandar Lampung bisa bersih dari curat, curas, dan curanmor," jelas Sani.

Pasalnya, gara-gara pelaku kejahatan yang berkeliaran, warga melampiaskan kemarahannya dengan membakar Mapolsek Candipuro, Lampung Selatan, beberapa Waktu lalu. 

Menurut beberapa warga yang tak mau diketahui identitasnya, mereka kesal dengan berkeliarannya pelaku Di daerah lain, pelaku kejahatan juga terus berkeliaran meresahkan warga hampir setiap hari. Mereka semakin nekad dan brutal dalam aksinya.

Atas dukungan ini, Kapolres Bandar Lampung Kombes Yan Budi Jaya menyampaikan apresiasi. Yan Budi menerangkan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin mengungkap para pelaku kejahatan C3. 

Aparat kepolisian sejatinya tidak akan melakukan tindakan tegas jika pelaku tidak membahayakan petugas di lapangan atau berupaya melarikan diri. Untuk itu pihaknya berharap para pelaku kejahatan tersebut  segera menyerahkan diri. 

"Saat ini pihak Kepolisian menginventarisir sejumlah laporan dengan identitas sejumlah pelaku yang akan diburu petugas. Adanya laporan masyarakat kepada aparat kepolisian akan ditindaklanjuti dengan penyelidikan mendalam. Kemana pun para pelaku lari, pasti akan kami kejar," kata Kombes Yan Budi.

Menurut Kombes Yan Budi, ada korelasi cukup tajam antara laporan masyarakat dan pengungkapan laporan C3 dalam seminggu terakhir. "Dalam seminggu ini memang korelasinya cukup tajam dan cukup menurunkan laporan polisi terkait C3. Sehingga kegiatan ini pasti akan terus kami galakkan dan tingkatkan, melalui dukungan penuh masyarakat," kata dia. 

Dia mengaku dalam pengungkapan kejahatan C3 tetap membutuhkan dukungan masyarakat karena mengungkap dan memelihara kamtibmas adalah tugas bersama. "Kami dari jajaran Polresta Bandar Lampung sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat dalam pemberantasan C3," ujar Yan Budi. (***)

Editor: Amiruddin Sormin



#curat # curas # curanmor # begal # polisi # polresta bandar lampung # polda lampung # pidana # kriminalitas # c3
Berita Terkait
Ulasan