Tak Ada Penangguhan, 12 Penjudi Koprok di Desa Kota Guring Lampung Selatan Jadi Tersangka

Polres Lampung Selatan saat konferensi pers penangkapan 12 pelaku judi koprok, Kamis (10/6/2021). LAMPUNGPRO.CO/POLRES LAMSEL

KALIANDA (Lampungpro.co): Pemberantasan kasus perjudian menjadi salah satu atensi khusus bagi Polres Lampung Selatan (Lamsel). Hal tersebut dibuktikan pada pengungkapan kasus perjudian koprok yang digrebek Unit Reskrim Polsek Kalianda, di Desa Kota Guring, Kecamatan Rajabasa, Kamis (3/6/2021). 


Dari pengungkapan kasus itu, polisi berhasil mengamankan 12 pelaku termasuk bandar judi koprok. Masing-masing pelaku yakni, RI, S, R, MA , AS, AB, A, I, SF, G, MA, MR. Melalui konferensi pers, Wakapolres Lamsel Kompol Harto Agung Cahyo menegaskan, apa pun bentuk perjudian yang dilakukan, polisi memastikan tahanan pelaku tidak dapat ditangguhkan. 

"Saya imbau kepada masyarakat, harap untuk segera melaporkan segala bentuk kasus perjudian. Semua kasus lanjut, tidak ada yang diberhentikan atau ditangguhkan. Harapannya, ini adalah kasus terakhir perjudian di Lampung Selatan," kata Kompol Harto di Mapolres Lamsel, Kamis (10/6/2021). 

Dikatakan Kompol Harto, kasus perjudian koprok tersebut dilakukan para pelaku secara rutin hampir setiap malam. "Selain judi koprok, ada juga judi togel, tapi masuk (tindakan hukum)," kata Kompol Harto. 

Sebelumnya, Tim Unit Reskrim Polsek Kalianda Lamsel berhasil meringkus 12 pelaku perjudian koprok di Desa Kota Guring, Kecamatan Rajabasa, Kamis (3/6/2021). Perjudian tersebut dilakukan dengan cara sang bandar menyiapkan alat untuk bermain judi jenis koprok berupa lapak koprok bergambar gajah, kupu-kupu, ayam, dan empat buah mata dadu serta satu set tempurung koprok. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Laporan: Hendra (Lampung Selatan)



#judi # perjudian #koprok # pidana # polsek kalianda # polres lampung selatan # tersangka # pelaku # barang bukti
Related Post
COMMENTS