Tenaga Kesehatan Meninggal Setelah Kontak dengan Pasien Covid-19 di RSUD A. Yani Metro

RSUD Ahmad Yani Kota Metro. LAMPUNGPRO.CO/DOK

METRO (Lampungpro.co):Jumlah pasien Covid-19 meninggal di Kota Metro, bertambah dua orang, Selasa (29/6/2021). Salah satu yang meninggal adalah tenaga kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani Kota Metro.


Tenaga kesehatan RSUD Ahmad Yani Metro yang meninggal karena Covid-19 berinisial ES (48), warga Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro. Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Metro, Erla Adrianti ikut melepas jenazah nakes ES. 

Dia mengatakan, sebelumnya nakes ES sempat dirawat di ruang isolasi selama tujuh hari. "Hari ini ada dua pasien meninggal dunia, satu merupakan nakes bernama inisial ES. Dari hasil swab, ES dinyatakan positif Covid-19. Kejadian ini kedua kalinya di Metro adanya nakes terpapar Covid-19 meninggal dunia," kata Erla, sebagaimana dikutip Suara.com (jaringan Lampungpro.co) dari Antara.

Pasien meninggal Senin (28/6/2021) pukul 22:00 WIB. Selanjutnya, ES akan dikebumikan di pemakaman Covid-19 Metro Selatan. Dia menjelaskan dari kejadian ini, Pemerintah Kota Metro akan memberi santunan kematian kepada keluarga tenaga kesehatan tersebut Rp200 juta.

Sebelumnya ES sempat melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19 di Ruang UGD RSUD A. Yani Metro. Sejauh ini, tim sedang melakukan penelusuran darimana ES terpapar. "Sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/392/2020; terdapat santunan kepada nakes meninggal senilai Rp200 bila memenuhi syarat," ujar Erla. (***)

Editor: Amiruddin Sormin
 



#covid-19 # protokol kesehatan # zona merah # operasi yustisi # razia # sanksi # denda # geNose-19 # tenaga kesehatan # kota metro
Berita Terkait
Ulasan