Hingga Juli, Pusri Realisasikan 59% Pupuk Urea Bersubdisi ke Seluruh Lampung

Pupuk Urea bersubsidi PT Pusri. LAMPUNGPRO.CO/DOK

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Hingga pertengahan Juli ini, PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) menyalurkan 158.779 ton pupuk urea bersubsidi atau 59,2% dari alokasi 2021. Berdasarkan keputusan pemerintah, tahun ini Provinsi Lampung mendapat alokasi pupuk urea bersubsidi sebanyak 266.334 ton atau naik dari alokasi 2020 yang mencapai 257.769 ton. 


Menurut Branch Manager Penjualan PSO Wilayah Lampung, Erwan, hingga Juli ini sisa alokasi Lampung tinggal 107.554 ton. "Ini alokasi untuk petani yang tergabung dalam eletronik RDKK," kata Erwan, kepada Lampungpro.co, Senin (19/7/2021).

Untuk mengamankan musim tanam yang masih berlangsung hingga Juli ini, PT Pusri mengalokasikan 17.248 ton dan tersalurkan 12.891 ton atau 75% dari alokasi. Terkait masih adanya keluhan petani terkait sulitnya mendapat pupuk, Erwin mengatakan akan memeriksa kebenaran informasi tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Lampungpro.co, sejumlah petani di Kalianda, Lampung Selatan, kesulitan mendapat pupuk, sehingga padinya belum dipupuk. "Ada duit, tapi pupuk tidak ada," kata Ayu, warga Desa Agom, Kecamatan Kalianda.

Atas hal ini, Erwan mengatakan di daerah tersebut memang ada permintaan tambahan kuota. "Kita sudah minta tambahan alokasi per kecamatan dan suratnya sudah dikirim ke Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Selatan. Permintaan penambahannya sekitar 100 ton," kata Erwan.

Dia menambahkan sejak Mei 2021, penyaluran pupuk bersubsidi di Lampung sepenuhnya ditangani PT Pusri. Dengan demikian, penyaluran pupuk bersubsidi yang sebagian ditangani PT Petrokimia Gresik kini ditangani Pusri. (***)

Editor: Amiruddin Sormin
 



#pupuk bersubsidi # pupuk nonsubsidi # pertanian # perkebunan # pusri # petrokimia gresik # pupuk indonesia # lampung # petani
Related Post
COMMENTS